<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>91 Pos Artikel oleh Penulis Aji Setiawan &#8211; Life Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://life.cilacap.info/author/aji/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://life.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2023 16:35:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/life/favicon-32x32.png</url><title>91 Pos Artikel oleh Penulis Aji Setiawan &#8211; Life Cilacap.info</title>
<link>https://life.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Lifestyle</description>
</image>
	<item>
		<title>Cara Bertanam atau Budidaya Buah Pisang</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-49133/cara-bertanam-atau-budidaya-buah-pisang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jul 2022 12:58:11 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Buah Pisang]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[Cocok Tanam]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-49133/cara-bertanam-atau-budidaya-buah-pisang</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Buah Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna berukuran besar dengan daun memanjang dan besar yang tumbuh langsung dari bagian tangkai.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Buah Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna berukuran besar dengan daun memanjang dan besar yang tumbuh langsung dari bagian tangkai.</p>
<p>Batang pisang bersifat lunak karena terbentuk dari lapisan pelepah yang lunak dan panjang. Batang yang agak keras berada di bagian permukaan tanah.</p>
<p>Pisang memiliki daun bertangkai yang berpencar dan mudah robek dengan bagian batang yang meruncing. Ukuran daun pada tiap spesies pisang juga berbeda-beda. Tangkai pisang menghasilkan bunga dalam jumlah yang banyak.</p>
<p>Bagian bunga pada pisang akan membentuk buah yang disebut sisir. Buah pisang berkelompok dalam satu bunga majemuk dengan ukuran yang makin ke bawah makin mengecil.</p>
<p>Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang, meskipun ada beberapa yang berwarna jingga, merah, hijau, ungu, atau bahkan hampir hitam. Buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral, terutama kalium.</p>
<p>Istilah &#8220;pisang&#8221; juga dipakai untuk sejumlah jenis yang tidak menghasilkan buah konsumsi, seperti pisang abaka, pisang hias, dan pisang kipas. Artikel ini hanya membahas pisang penghasil buah konsumsi serta kerabatny</p>
<p>Dalam taksonomi, pisang termasuk dalam genus Musa dan famili Musaceae. Beragam spesies pisang tersebar di kawasan Malesia. Spesies pisang yang paling banyak dibudidayakan di dunia adalah pisang hutan.</p>
<p>Jenis pisang hutan dapat tumbuh di hutan, bukit maupun di dataran rendah. Selain itu, pisang juga dapat ditanam bersama dengan tanaman lain seperti jagung dan ketela pohon.</p>
<p>Pisang dapat dipanen kapan saja, karena pertumbuhannya yang sesuai dengan segala jenis musim. Kematian pohon pisang hanya terjadi ketika berbuah hanya sekali semasa hidupnya.</p>
<p>Buah pisang dapat langsung dimakan atau dimasak terlebih dahulu. Nutrisi di dalam pisang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia dan dapat pula dibuat sebagai obat tradisional.</p>
<p>Pada awalnya pisang merupakan tumbuhan asli yang berasal dari kawasan Asia Tenggara, kemudian menyebar ke seluruh wilayah dunia. Dari arah barat, pisang menyebar mulai dari Samudra Atlantik menuju ke Pulau Madagaskar lalu ke Benua Afrika dan menuju ke Amerika Latin dan Amerika Tengah.</p>
<p>Sementara itu, pisang menyebar dari arah timur melalui Samudra Pasifik menuju ke Hawaii.</p>
<p>Di berbagai daerah dan mancanegara pisang memiliki nama-nama khas tersendiri, beberapa di antaranya: gadang atau gedhang (Jawa), biyu (Bali), chawuk atau cau (Sunda), punti (Lampung), unti (Bugis), koyo (Ternate), kula (Banda), uri (Ambon), tema (Seram) dan ounche (Madagaskar).</p>
<p><strong>Taksonomi</strong>
Nama spesies dari pisang adalah Musa sp yang berasal dari genus Musa. Pisang termasuk dalam famili Musaceae dalam kelas tumbuhan berkeping biji tunggal.</p>
<p>Sementara itu, pisang masuk dalam subdivisi tumbuhan berbunga dan divisi tumbuhan berbiji. Spesies pisang masih berkerabat dengan Orchidaceae.</p>
<p>Pisang dapat tumbuh subur di wilayah dengan musim kemarau yang berlangsung hingga 4,5 bulan. Curah hujan yang diperlukan oleh pisang untuk tumbuh dengan subur adalah 650 hingga 5.000 mililiter per tahun. Sementara itu, suhu lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan pisang berkisar antara 21oC hingga 29,5 oC.</p>
<p>Pisang awalnya merupakan tanaman lokal di kawasan Asia Tenggara yang sebagian besar berpusat di wilayah Indonesia. Sejak 500 tahun sebelum Masehi, pisang telah menyebar hingga ke Pulau Madagaskar.</p>
<p>Sedangkan wilayah Afrika lainnya telah mengenal dan membudidayakan pisang sejak seribu tahun sebelum Masehi. Pada masa yang sama, Hawaii telah mengenal dan membudidayakan pisang melalui pengiriman dari Kepulauan Canaria.</p>
<p><strong>Keragaman</strong>
Pusat keragaman utama pisang terletak di daerah Malesia (Asia Tenggara, Papua dan Australia tropika). Pusat keragaman minor juga terdapat di Afrika tropis.</p>
<p>Tumbuhan ini menyukai iklim tropis dan lembap, terutama di dataran rendah. di daerah dengan hujan merata sepanjang tahun, produksi pisang dapat berlangsung tanpa mengenal musim. Indonesia, Kepulauan Pasifik, negara-negara Amerika Tengah, dan Brasil dikenal sebagai negara utama pengekspor pisang.</p>
<p>Pada tahun 2018, India menjadi negara dengan konsumsi pisang paling tinggi, di atas Tiongkok dan Indonesia.</p>
<p>Pisang yang dibudidayakan pada masa sekarang dianggap merupakan keturunan dari Musa acuminata yang diploid dan tumbuh liar. Genom yang disumbangkan diberi simbol A. Persilangan alami dengan Musa balbisiana memasukkan genom baru, disebut B, dan menyebabkan bervariasinya jenis-jenis pisang.</p>
<p>Pengaruh genom B terutama terlihat pada kandungan tepung pada buah yang lebih tinggi. Secara umum, genom A menyumbang karakter ke arah buah meja, sementara genom B ke arah buah pisang olah atau pisang masak.</p>
<p>Hibrida M. acuminata dengan M. balbisiana ini dikenal sebagai M. ×paradisiaca. Khusus untuk Kelompok AAB, nama Musa sapientum pernah digunakan.</p>
<p>Mengikuti anjuran Simmonds dan Shepherd yang karyanya diterbitkan pada tahun 1955, klasifikasi pisang budi daya sekarang menggunakan nama-nama kombinasi genom ini sebagai nama kelompok budi daya. Sebagai contoh, untuk pisang cavendish.</p>
<p>Di bawah kelompok masih dimungkinkan pembagian dalam anak-kelompok. Lihat pula artikel Musa untuk pembahasan lebih mendalam.</p>
<p>Ketika manusia pada mulanya hanya hidup berpindah-pindah dengan mengumpulkan makanan, budi daya pisang belum dilakukan dan masih berupa tanaman liar. Pisang mulai dibudidayakan setelah manusia mengenal pertanian yang bersifat menetap.</p>
<p>Masyarakat di kawasan Asia Tenggara telah memanfaatkan pisang sejak lama sebagai sayur khususnya pada bagian pelepah dan tunas. Bagian-bagian pisang yang lainnya juga telah dimanfaatkan.</p>
<p>Bukti pembudidayaan pisang oleh manusia dapat diketahui melalui relief dan naskah kuno. Pemeliharaan pisang pertama diketahui dalam literatur Pali, khususnya Kanon Pāli.</p>
<p>Dalam naskah ini disampaikan bahwa pisang telah dipelihara di India sejak abad ke-6 hingga ke-5 sebelum Masehi. Dalam naskah ini, pisang digambarkan sebagai buah bertaring yang menjadi makanan bagi kera dan gajah.</p>
<p>Kebudayaan lain yang telah membudidayakan pisang ditemukan di Sungai Panjang dan Sungai Kuning di Tiongkok. Dari prasasti kuno di Yunani, diketahui bahwa Yunani mengenal budi daya pisang dari India sejak abad ke-3 sebelum Masehi.</p>
<p>Sementara itu, di wilayah Portugal telah diadakan budi daya pisang yang dipelajari dari Teluk Guinea dari Afrika sebelum ditemukannya jalur perhubungan antara Benua Asia dan Benua Eropa.</p>
<p>Pisang secara tradisional tidak dibudidayakan secara intensif. Hanya sedikit yang dibudidayakan secara intensif dan besar-besaran dalam perkebunan monokultur, seperti &#8216;Gros Michel&#8217; dan &#8216;Cavendish&#8217;.</p>
<p>Jenis-jenis lain biasanya ditanam berkelompok di pekarangan, tepi-tepi lahan tanaman lain, serta tepi sungai.
Berdasarkan cara mengonsumsi buahnya, pisang dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu pisang meja dan pisang olah.</p>
<p>Pisang meja dikonsumsi dalam keadaan segar tanpa melalui proses pengolahan, seperti pisang ambon, pisang susu, pisang raja, pisang seribu, dan pisang cavendish. Pisang olahan dikonsumsi setelah melalui proses pengolahan makanan, seperti digoreng, direbus, dibakar, atau dikolak.</p>
<p>Pisang yang termasuk dalam golongan pisang olahan adalah pisang kepok, pisang siam, pisang kapas, pisang tanduk, dan pisang uli.</p>
<p>Buah pisang dapat diolah menjadi berbagai produk makanan ringan, seperti kue, dan arak. Olahan pisang yang cukup populer antara lain keripik pisang (Lampung), pisang epe (Makassar), sale pisang (Bandung), pisang molen (Bogor), dan arak (Amerika Latin).</p>
<p>Pisang mempunyai kandungan gizi lebih tinggi dibandingkan apel. Buah pisang mengandung mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium.</p>
<p>Pisang juga mengandung vitamin, yaitu Vitamin C, Vitamin B kompleks, Vitamin B6, dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmiter dalam kelancaran fungsi otak.</p>
<p><strong>Bunga atau jantung pisang</strong>
Jantung pisang digunakan sebagai sayuran pada masakan Asia Selatan dan Asia Tenggara, baik mentah atau dikukus dengan saus atau dimasak dalam sup, kari, dan makanan goreng. Rasanya menyerupai articok, baik bagian daging dari daun pelindung maupun jantung dapat dimakan.</p>
<p>Selain itu, jantung pisang juga digunakan pada sebagian daerah di Indonesia sebagai obat luar.</p>
<p><strong>Bonggol pisang</strong>
Bonggol pisang merupakan sumber serat bagi tubuh. Bonggol pisang dapat diolah menjadi makanan ringan seperti keripik. Serta, dapat diolah menjadi pupuk cair untuk berbagai tanaman seperti bawang merah.</p>
<p><strong>Nilai ekonomi</strong>
Nilai ekonomi dari budi daya pisang ditinjau dari masa berbuah, masa pertumbuhan, kesuburan tanah, dan pemeliharaan.</p>
<p>Pisang mulai dapat berbuah setelah mencapai usia setahun sehingga pengembalian modal untuk budi daya menjadi lebih cepat.</p>
<p>Sementara itu, pisang menghasilkan buah dengan jumlah yang berlipat setelah mulai berbuah, Pisang dapat menghasilkan buah sebanyak tiga atau empat kali lipat dari masa berbuah pertamanya.</p>
<p>Sementara itu, kesuburan tanah di sekeliling pisang sangat cepat memburuk. Pisang harus selalu memperoleh pemeliharaan rutin. Buah pisang juga hanya dapat bertahan selama 15 hari setelah panen dan setelahnya akan mengalami pembusukan.(***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/07/25/tanaman-buah-pisang.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tanaman buah pisang]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/07/25/tanaman-buah-pisang-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tanaman buah pisang (dok. Pribadi)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Banyak Manfaat yang Diperoleh dari Mengkonsumsi Buah Sirsak, Apa Saja?</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-49053/banyak-manfaat-yang-diperoleh-dari-mengkonsumsi-buah-sirsak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jul 2022 09:11:02 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Buah Sirsak]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-49053/banyak-manfaat-yang-diperoleh-dari-mengkonsumsi-buah-sirsak</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Sirsak, nangka belanda, atau durian belanda (Annona muricata L.) adalah tumbuhan berbunga yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sirsak, nangka belanda, atau durian belanda (Annona muricata L.) adalah tumbuhan berbunga yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.</p>
<p>Di berbagai daerah Indonesia dikenal sebagai nangka sebrang, nangka landa (Jawa), nangka walanda, sirsak (Sunda), nangka buris, nangkelan, nangka englan (Madura), srikaya jawa (Bali), boh lona (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau),durian belanda (Malaysia), serta jambu landa (di Lampung), Nangko Belando (Palembang).</p>
<p>Penyebutan &#8220;belanda&#8221; dan variasinya menunjukkan bahwa sirsak (dari bahasa Belanda: zuurzak, berarti &#8220;kantung asam&#8221;) didatangkan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda ke Nusantara, yaitu pada abad ke-19, meskipun bukan berasal dari Eropa.</p>
<p>Tanaman ini ditanam secara komersial untuk diambil daging buahnya. Tumbuhan ini dapat tumbuh di sembarang tempat, paling baik ditanam di daerah yang cukup berair.</p>
<p>Sekalipun liar, tumbuhan juga butuh nutrisi, unsur Nitrogen, Phosfat dan Kalium (NPK) bisa diperoleh dari rabuk pupuk hewan maupun organik. Limbah kulit kacang, sangat dianjurkan untuk mempercepat bunga dan buah.</p>
<p>Yang paling praktis, pupuk NPK, Gandasil A (Merah) dengan cara kocor, di siram di sekitar pohon.</p>
<p>Nama sirsak sendiri berasal dari bahasa Belanda. Zuurzak. yang berarti &#8220;kantung yang asam&#8221;.</p>
<p>Tanaman ini ditanam secara komersial atau sambilan untuk diambil buahnya. Pohon sirsak memiliki model troll, dengan ketinggian 8-10 meter. di Indonesia sirsak dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 1000 m dari permukaan laut.</p>
<p>Buah sirsak tergolong ke dalam tanaman tahunan. Daun sirsak memiliki warna hijau tua dan hikau muda, dengan panjang 6-18 cm dengan lebar 3-7 cm.</p>
<p>Selain itu, daun sirsak memiliki tekstur daun yang kasar dan berbentuk bulat telur dengan lancip pendek pada bagian ujungnya serta mengkilap pada bagian atasnya.</p>
<p>Daun sirsak memiliki bau yang sangat menyengat dengan tangkai daun yang berukuran pendek, hanya 3-10 mm. Buah sirsak bukan buah sejati, yang ukurannya cukup besar hingga 20–30 cm dengan berat mencapai 2,5 kg.</p>
<p>Yang dinamakan &#8220;buah&#8221; sebenarnya adalah kumpulan buah-buah (buah agregat) dengan biji tunggal yang saling berhimpitan dan kehilangan batas antar buah. Daging buah sirsak berwarna putih dan memiliki biji berwarna hitam.</p>
<p>Buah ini sering digunakan untuk bahan baku jus minuman serta es krim. Buah sirsak mengandung banyak karbohidrat, terutama fruktosa.</p>
<p>Kandungan gizi lainnya adalah vitamin C, vitamin B1 dan vitamin B2 yang cukup banyak. Bijinya beracun, dan dapat digunakan sebagai insektisida alami, sebagaimana biji srikaya.</p>
<p>Manfaatnya dapat membunuh parasit, membersihkan pencernaan, meredakan saluran pernapasan, menghilangkan stres, kesehatan kulit, meningkatkan kekebalan tubuh.</p>
<p>Berdasarkan penelitian Dr. Jerry McLaughlin dari Purdue University dan Prof. Dr. Soelkasono Sastrodihardjo dari Departemen Biologi ITB, daun sirsak sangat ampuh digunakan untuk mengobati penyakit kanker.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/07/17/pohon-dan-buah-sirsak.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[pohon dan buah sirsak]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/07/17/pohon-dan-buah-sirsak-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[pohon dan buah sirsak]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Buah Matoa, Tumbuhan Asli Papua</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-40882/buah-matoa-tumbuhan-asli-papua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2021 08:40:06 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Buah Matoa]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-40882/buah-matoa-tumbuhan-asli-papua</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Matoa (Pometia pinnata) adalah tanaman buah asli dan khas Papua. Pohon matoa tergolong besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dan berdiameter rata-rata maksimum 100 cm. Pohon matoa umumnya berbuah sekali dalam setahun.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Matoa (Pometia pinnata) adalah tanaman buah asli dan khas Papua. Pohon matoa tergolong besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dan berdiameter rata-rata maksimum 100 cm. Pohon matoa umumnya berbuah sekali dalam setahun.</p>
<p>Biasanya, pohon ini berbunga pada bulan Juli sampai Oktober dan berbuah tiga atau empat bulan kemudian. Penyebaran buah matoa di Papua hampir terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga ketinggian ± 1200 m dpl.</p>
<p>Pohon ini tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal. Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang baik adalah iklim dengan curah hujan yang tinggi (>1200 mm/tahun).</p>
<p>Matoa juga terdapat dibeberapa daerah di Sulawesi, Maluku, dan Papua New Guinea. Buah matoa memiliki rasa yang manis.</p>
<p>Di Papua dikenal 2 jenis matoa, yaitu matoa kelapa dan matoa papeda. Ciri yang membedakan keduanya adalah terdapat pada tekstur buahnya. Matoa Kklapa dicirikan dengan daging buah yang kenyal seperti rambutan aceh, diameter buah 2,2-2,9 cm dan diameter biji 1,25-1,40 cm.</p>
<p>Sedangkan matoa papeda dicirikan oleh daging buahnya yang agak lembek dan lengket dengan diamater buah 1,4-2,0 cm. Tanaman ini mudah beraptasi dengan kondisi panas maupun dingin. Pohon ini juga tahan terhadap serangga, yang pada umumnya merusak buah.</p>
<p>Budidaya pohon matoa dapat dikembangkan dengan dua cara, yakni secara generatif (menanam biji) dan vegetatif (pencangkokan). Jika berminat dengan pembudidayaan matoa secara vegetatif (pencangkokan), disarankan untuk memilih pohon induk yang sudah menghasilkan buah dengan kualitas super, baik rasa maupun ketahanan pohon terhadap penyakit atau hama.</p>
<p>Pilihlah salah satu cabang pohon yang unggul setelah itu sayat kulit untuk menghilangkan kambiumnya. Tutup sayatan cabang pohon matoa dengan tanah yang dibungkus dengan plastik atau sabut kelapa. Biarkan cangkokan sampai mengeluarkan akar.</p>
<p>Setelah cangkokan mengeluarkan akar, potong lalu pindahkan ke plastik polybag yang telah diisi dengan campuran tanah gembur dan pupuk kandang. Untuk budidaya matoa secara generatif (menanam biji), maka semailah biji matoa yang berasal dari buah matoa yang sudah tua.</p>
<p>Biarkan sampai bibit sampai memiliki tinggi batang sekitar 10–15cm, kemudian pindahkan ke polybag. Rawat bibit sampai tinggi batang sekitar 40–50cm sebelum ditanam di lahan tanam permanen.</p>
<p><strong>Kekurangan penggunaan</strong> </p>
<p>Media polybag adalah tidak dapat menghasilkan buah yang optimal karena ruang tumbuhnya terbatas. Pohon matoa akan tumbuh optimal apabila ditanam di tanah secara langsung.</p>
<p>Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 cm x 50 cm dengan kedalaman 50 cm – 60 cm. Isi lubang dengan pupuk kandang sampai 2/3 bagian terisi. Sebelum lubang ditanami, biarkan lubang terlebih dahulu selama 1 bulan agar pupuk kandang meresap sempurna dan kondisi tanah stabil.</p>
<p>Pemupukan tanaman matoa dimulai pada saat tanam. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik 5 kg, SP 36 1 kg, urea 0,5 kg, dan kapur 1 kg. Semua pupuk dicampur menjadi satu dengan tanah galian, bagian atas dibiarkan selama 4–6 hari kemudian ditanami dengan bibit matoa.</p>
<p>Buah matoa siap dipanen pada umur empat tahun dari hasil cangkokan, namun untuk budidaya matoa dari biji akan memerlukan waktu enam tahun untuk berbuah. Pemanenan dilakukan dengan cara memotong tangkai buah matoa mengunakan gunting panen buah atau pisau tajam. </p>
<p>Selain lezat, buah matoa ternyata memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Manfaat yang pertama adalah untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Buah matoa dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi karena kandungan zat yang bersifat diuresis.</p>
<p>Kandungan ini dapat meningkatkan jumlah cairan yang dikeluarkan dari tubuh. Jika kadar cairan di dalam tubuh tinggi akan membuat tekanan darah meningkat. Kedua, matoa dapat menangkal penyakit kronis. Hal ini dikarenakan, buah matoa memiliki kandungan zat tanin yang merupakan antioksidan.</p>
<p>Antioksidan sendiri merupakan penangkal utama radikal bebas yang menyerang tubuh. Radikal bebas yang masuk dalam tubuh bisa menyebabkan sel-sel rusak hingga menyebabkan penyakit kronis seperti penyakit, stroke dan diabetes.</p>
<p>Ketiga, matoa dapat meningkatkan kesuburan wanita. Buah matoa mengandung vitamin E dan antioksidan yang dapat meningkatkan kesuburan wanita. Vitamin E yang ada di buah matoa mengandung antibodi yang mampu melindungi telur dan meningkatkan kesuburan sebesar 20-30%.</p>
<p>Vitamin E juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Tepatnya, buah ini bisa meningkatkan regenerasi sel kulit yang dapat mengurangi tanda penuaan.</p>
<p>Selain itu, vitamin E juga merupakan antioksidan yang bisa melindungi kulit dari paparan radikal bebas dan sinar UV. Keempat, matoa kaya vitamin C yang berfungsi menangkal radikal bebas, kalsium dan kalium.</p>
<p>Kelima, matoa menghilangkan stress karena buah ini mengandung beberapa senyawa yang bisa digunakan sebagai obat penenang alami.</p>
<p>Dan yang terakhir, matoa mencegah jerawat. Buah berbentuk lonjong ini memiliki beberapa senyawa yang bersifat antimikroba sehingga bisa memerangi bakteri di kulit wajah penyebab jerawat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-buah-Matoa.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi buah Matoa]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-buah-Matoa-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi buah Matoa]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pepaya Nan Elok Dari Benua Amerika Latin</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-40781/pepaya-nan-elok-dari-benua-amerika-latin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2021 06:34:45 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Buah-buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-40781/pepaya-nan-elok-dari-benua-amerika-latin</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Tanaman ini tumbuh di mana saja, di kebun, pinggir sawah sampai dekat sumber air. Manfaatnya sangat banyak, saya coba cari data tanaman ini.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tanaman ini tumbuh di mana saja, di kebun, pinggir sawah sampai dekat sumber air. Manfaatnya sangat banyak, saya coba cari data tanaman ini.</p>
<p>Nama latin dari Pepaya (Carica papaya L.), atau betik adalah tumbuhan yang diperkirakan berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dikutip berbagai sumber.</p>
<p>Pepaya kini telah menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis di dunia untuk diambil buahnya. Papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica.</p>
<p>Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, &#8220;papaja&#8221;, yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, &#8220;papaya&#8221;. Dalam bahasa Jawa pepaya disebut &#8220;katès&#8221; dan dalam bahasa Sunda &#8220;gedang&#8221;.</p>
<p>Morfologi dari pohon ini, pada daunnya memiliki morfologi memiliki lamina serta petiolus. Tulang daunya memiliki 5 Costa atau ibu tulang yang disertai dengan nervus lateralis atau yang disebut cabang tulang dan Urat daun atau yang disebut vena. Daun ini termasuk daun dengan toreh yang tidak merdeka dan termasuk jenis tepi daun yang bertoreh bercangap menjari atau palmatifidus tiap Apex folii atau ujung daun ialah Acutus atau runcing.</p>
<p><strong>Kegunaan</strong> </p>
<p>Buah pepaya dimakan dagingnya, baik ketika muda maupun masak. Daging buah muda dimasak sebagai sayuran sedangkan daging buah masak dimakan segar atau sebagai campuran koktail buah.</p>
<p>Pepaya dimanfaatkan pula daunnya sebagai sayuran dan pelunak daging. Daun pepaya muda dimakan sebagai lalapan (setelah dilayukan dengan air panas) atau dijadikan pembungkus buntil. Oleh orang Manado, bunga pepaya yang diurap menjadi sayuran yang biasa dimakan.</p>
<p>Getah pepaya (dapat ditemukan di batang, daun, dan buah) mengandung enzim papain, semacam protease, yang dapat melunakkan daging dan mengubah konformasi protein lainnya. Papain telah diproduksi secara massal dan menjadi komoditas dagang.</p>
<p>Untuk memproduksi papain, bahan baku yang perlu dipersiapakan adalah getah pepaya. Sementara bahan penolongnya berupa air dan sulfit. Air digunakan sebagai pengencer getah pepaya, sedangkan sulfit digunakan sebagai pelarut bahan kimia.</p>
<p>Pengambilan Getah Buah Pengambilan getah buah dilakukan pada buah yang sudah berumur 2.5-3 bulan. Buah yang sedang dalam masa penyadapan harus tetap tergantung pada batang pokoknya.</p>
<p>Penyadapan dilakukan sampai tujuh kali dengan interval penyadapan empat hari, maka waktu yang diperlukan untuk penyadapan adalah sekitar 28 hari. Waktu yang tepat untuk menyadap adalah pagi hari sebelum matahari terbit atau sore hari sebelum matahari terbenam.</p>
<p>Daun pepaya juga berkhasiat obat dan perasannya digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menambah nafsu makan.
Secara umum terdapat dua jenis pepaya yang biasanya ditanam. Yang satu memiliki daging yang manis, merah atau oranye, dan yang lainnya memiliki daging kuning; di Australia, pepaya ini masing-masing disebut &#8220;pepaya merah&#8221; dan &#8220;pepaya kuning&#8221;.</p>
<p>Namun apa pun jenisnya, buah pepaya yang dipetik hijau kerap disebut &#8220;pepaya hijau&#8221;. Pepaya &#8216;Maradol&#8217;, &#8216;Sunrise&#8217;, dan &#8216;Caribbean Red&#8217; berbuah besar berbuah merah yang sering dijual di pasar AS umumnya ditanam di Meksiko dan Belize.</p>
<p>Pada tahun 2011, peneliti Filipina melaporkan bahwa dengan hibridisasi pepaya dengan Vasconcellea quercifolia, mereka telah mengembangkan pepaya yang kebal terhadap virus ringpot pepaya (PRV).</p>
<p>Carica papaya adalah pohon buah transgenik pertama yang genomnya diurutkan.Menanggapi wabah papaya ringspot virus di Hawaii, pada tahun 1998, pepaya yang diubah secara genetik disetujui dan dibawa ke pasar (termasuk varietas &#8216;SunUp&#8217; dan &#8216;Rainbow&#8217;.) Varietas yang resisten terhadap PRV memiliki beberapa DNA dari virus ini yang dimasukkan ke dalam DNA tanaman.
 Pada 2010, 80% tanaman pepaya Hawaii telah dimodifikasi secara genetik. Modifikasi tersebut dibuat oleh ilmuwan Universitas Hawaii, yang membuat benih yang dimodifikasi tersedia bagi petani tanpa biaya.</p>
<p>Produksi pepaya di dunia dalam terbesar dari India 6.0 (Milyar ton). Disusul Brasil 1,1 MT, Meksiko 1.0 MT, Republik Dominika 1.0 MT, Indonesia 0.9 MT dan di dunia ada 13.3 MT produksi pepaya (Sumber: FAOSTAT, PBB).</p>
<p><strong>Manfaat pepaya</strong> </p>
<p>Pepaya memiliki manfaat yang banyak karena pepaya banyak mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, pepaya juga memperlancar pencernaan bagi yang sulit buang air besar.</p>
<p>Di beberapa tempat buah pepaya setengah matang dijadikan rujak buah manis bersama dengan buah bengkoang, nanas, apel, belimbing, jambu air. Getah buah pepaya juga tergolong mahal karena getah pepaya bisa diolah menjadi tepung papain yang berguna bagi kebutuhan rumah tangga dan industri. Pada pengobatan herbal pepaya dapat mencegah kanker, sembelit, kesehatan mata.</p>
<p><strong>Manfaat biji pepaya</strong> </p>
<p>Dokter Wahyu Triasmara menjelaskan bahwa biji buah pepaya bermanfaat sebagai antioksidan dalam darah karena dapat menurunkan kadar kolesterol dan LDL, serta meningkatkan kadar HDL (lipoprotein densitas tinggi).</p>
<p>Biji pepaya memiliki efek hipolipidemia untuk terapi hiperlipidemia yang disebabkan oleh kadar lemak nabati atau kolesterol dalam jumlah terlalu tinggi karena ekstrak biji tersebut berisi kandungan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, antrakuinon, dan antosianin.</p>
<p>Menurutnya biji pepaya dapat dikonsumsi dengan cara diblender dan disajikan seperti membuat jus, ataupun dengan cara diseduh seperti menyeduh kopi setelah terlebih dahulu dikeringkan dan diblender. Tumbuhan ini banyak sekali di sekitar kita, sangat cocok dikembangkan dan diambil manfaatnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-pohon-Pepaya.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi pohon Pepaya]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-pohon-Pepaya-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi pohon Pepaya]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hikmah Gotong Royong dan Merawat Persatuan</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-40034/hikmah-gotong-royong-dan-merawat-persatuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2021 14:20:35 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja Bakti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-40034/hikmah-gotong-royong-dan-merawat-persatuan</guid>

					<description><![CDATA[Jumat, 13 Agustus 2021/4 Muharam 1443 &#8211; Rasulullah ﷺ tidak suka disitimewakan orang lain. Sikap beliau yang penuh kebersamaan di tengah umat membangkitkan semangat perubahan yang luar biasa bagi para sahabat dan pengikutnya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jumat, 13 Agustus 2021/4 Muharam 1443 &#8211; Rasulullah ﷺ tidak suka disitimewakan orang lain. Sikap beliau yang penuh kebersamaan di tengah umat membangkitkan semangat perubahan yang luar biasa bagi para sahabat dan pengikutnya.</p>
<p>Rasulullah ﷺ adalah seorang pemimpin dunia, tapi sikap beleiau di tengah umat selalu penuh dengan kebersamaan, begitu merakyat. Sikap ini terlihat saat beliau berkumpul dengan para sahabat hendak mengadakan pesta makan, dengan menyembelih seekor kambing.</p>
<p>Nabi ﷺ saat itu hadir mengikuti musyawarah kecil tersebut. Para sahabat memulai musyawarah itu dengan pembagian tugas. Sahabat-sahabat dengan penuh semangat mulai mengacungkan tangan masing-masing untuk mendapatkan permbagian tugas.</p>
<p>&#8220;Saya yang menanggung kambingnya,&#8221; kata salah seorang sahabat.</p>
<p>&#8220;Saya bagian menyembelih,&#8221; kata seorang sahabat lagi, tidak mau kalah.</p>
<p>&#8220;Saya bagian menguliti,&#8221; kata seorang sahabat yang pandai menguliti hewan buruan.</p>
<p>&#8220;Saya siap mengiris dagingnya,&#8221; kata seorang lagi.</p>
<p>&#8220;Saya siap memasaknya,&#8221; kata seorang sahabat yang pandai memasak.</p>
<p>Ketika semua sahabat sudah mendapat bagian, Rasulullah ﷺ yang sedari tadi memperhatikan jalannya rapat, berkata, &#8220;Saya bagian apa?&#8221;</p>
<p>&#8220;Sudahlah, Ya Rasulullah ﷺ, biarlah para sahabat yang mengerjakan,&#8221; kata salah seorang sahabat.</p>
<p>&#8220;Saya tidak mau dapat bagian makan saja, saya harus dapat bagian dari pekerjaan bersama ini,&#8221; kata Rasululloh ﷺ sambil mendesak.</p>
<p>Semua sahabat yang hadir terdiam mendengar perintah Rasulullah ﷺ. Tentu saja mereka tidak berani memerintah Rasulullah ﷺ, sang pemimpin umat.</p>
<p>&#8220;Kalau semua sudah mendapat bagian, baiklah, saya kan mencari kayu bakar dan membantu memasaknya,&#8221; sabda Rasululloh ﷺ memecah kebuntuan dalam musyawarah kecil itu.</p>
<p>Demikian akhlaq Rasulullah ﷺ yang begitu mulia dan agung sebagai pemimpin umat. Apa yang beliau lakukan selalu menjadi teladan dalam membangkitkan semangat yang penuh kebersamaan di tengah-tengah umat.</p>
<p><strong>Jari jemari lecet</strong> </p>
<p>Kisah lainnya yang membangkitkan kesadaran dalam berdakwah dicontohkan saat beliau dan para sahabat membangun Masjid Quba, masjid pertama dalam sejarah Islaam.</p>
<p>Sekalipun sudah menjadi pemimpin besar, Nabi ﷺ tidak berpangku tangan dan membiarkan pengikutnya bekerja sendiri. Ketika orang-orang sibuk bergotong royong membangun masjid, beliau larut dalam kesibukan mereka. Rasulullah ﷺ ikut menyisingkan baju, terjun langsung di tengah-tengah para sahabat. Tak segan-segan beliau mengangkat linggis, menggali parit di tengah terik matahari, hingga keringat bercucuran membasahi jubah beliau.</p>
<p>Nabi ikut membawa batu, hingga para sahabat yang melihat kejadian itu meminta beliau untuk tidak turun langsung. Salah seiorang sahabat berkata,&#8221; Sudahlah ya Rasulullah, biarlah kami dan para sahabat yang lain yang mengerjakan.</p>
<p>Namun Rasulullah ﷺ terus bekerja ketika para sahabat melihat kondisi Rasulullah ﷺ telah payah oleh pekerjaan berat. Bulir-bulir keringat telah mengucur deras membasahi jubah beliau. Jari jemari pun telah lecet-lecet mengeluarkan darah, karena memecah batu menjadi bagian kecil-kecil, kemudian membaawanya ke lokasi pembangunan masjid.</p>
<p>Melihat pemandangan tersebut, para sahabat kembali meminta agar beliau Rasulullah ﷺtidak melakukan itu. Beliau lalu mengajak bicara kepada jari jemarinya yang mengeluarkan darah tadi di hadapan para sahabat.&#8221; Kamu kan cuma jari jemari tangan; sedangkan pekerjaan ini, demi kepentingan agama Alloh ﷻ, jauh lebih penting.&#8221;</p>
<p>Demikian akhlaq dan perilaku Rasulullah SAW. Kebesaran dan jabatan yang beliau pikul, tidak membuat beliau berpangku tangan dan memerintah semau sendiri.</p>
<p>Nabi ﷺ selalu berusaha menempatkan diri sama di hadapan orang lain, sekalipun tidak sama dengan manusia yang lainnya (Basyaran lakal basyar).</p>
<p>Inilah cerminan ahlaq Rasulullah ﷺ dalam membangkitkan kebersamaan dengan ikut bergotong royong untuk sebuah perubahan besar di kemudian hari, sebagai sebuah pendidikan bagi umatnya.(***)AST/ Aji Setiawan</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-gotong-royong.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi gotong royong]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-gotong-royong-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi gotong royong (foto: gurupendidikan.com)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Memaknai Arti dari Idul Fitri</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-38622/memaknai-arti-dari-idul-fitri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 May 2021 21:41:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-38622/memaknai-arti-dari-idul-fitri</guid>

					<description><![CDATA[Ahamdulillah. Sekarang kita sudah menyelesaikan perintah menunaikan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh dengan masih diberi kesehatan dan semoga Alloh SWT tetap senantiasa memberikan umur kita yang panjang serta badan yang sehat, dengan tetap diberi kekuatan iman, Islam dan takwa sehingga dapat bisa menunaikan ibadah puasa kembali pada masa yang akan datang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ahamdulillah. Sekarang kita sudah menyelesaikan perintah menunaikan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh dengan masih diberi kesehatan dan semoga Alloh SWT tetap senantiasa memberikan umur kita yang panjang serta badan yang sehat, dengan tetap diberi kekuatan iman, Islam dan takwa sehingga dapat bisa menunaikan ibadah puasa kembali pada masa yang akan datang.</p>
<p>Sekarang kita akan memasuki waktu bulan Syawal, bulan yang tepat untuk mengisi halal bi halal, sesuai sabda Nabi SAW: Man qooma romadhona imaanan wahtisabn ghufiro lahu ma taqoddama min danbihi&#8221;. yang artinya, &#8220;Siapa saja orang giat beribadah ramadhan kanthi iman dan hanya berharap pahala karena Allah, maka orang tersebut akan diampuni dosa-dosa nya pada masa lampau.&#8221;</p>
<p>Karena itu pada kesempatan bulan Syawal atau bulan Idul Fitri pada tahun ini mari kita manfaatkan sebaik-baiknya kesempatan bulan ini untuk berhalal bi halal dengan keluarga, teman dan tetangga serta kepada orang yang lebih tua. Mari kita memohon halal bi halal dan mohon ridha terhadap hak anak adam atau hubungan sesama.</p>
<p>Nabi Muhammad bersabda: Man ahabba anyus satholahu fi rizqihi wayuntsaa a lahu fi atsarihi falyasil rohimahu&#8221;. yang artinya, &#8220;Siapa saja orang yang senang dan melapangkan urusan rizqi orang lain maka akan dipanjangkan umurnya dan ditambah sanak keluarganya. (HR Muslim).</p>
<p>Jadi jelaslah tujuan diadakannya idul fitri yang sudah mentradisi tidak saja di Indonesia namun oleh umat Islam seluruh dunia tujuannya adalah untuk saling memaafkan, menghilangkan rasa permusuhan dan menyambung tali silaturahmi. Tetap kendati tiap tahun diadakan dirayakan masih sering kita jumpai rasa saling bermusuhan di antara manusia. Ketika bulan Ramadhan berlalu, kesalihan umat islam kembali tereduksi atau makin terkikis.</p>
<p>Rasa dendam, iri dan dengki kembali merasuki jiwa manusia. Kesadaran sosial semakin bekurang. Kemungkaran dan kemaksiatan menyebar di mana-mana. Padahal hakikat idul fitri hakikat hari raya idul fitri sebenarnya adalah mengembalikan manusia pada fitrahnya.Yaitu manusia yang beriman dan berserah diri kepada Allah SWT.
Nampaknya, nilai-nilai yang terkandung di dalam hari raya idul fitri belum terlaksana dengan baik. Oleh karena itu sudah saatnya kita merenungi akan hakikat dan makna idul fitri yang sebenarnya. Hari Raya Idul Fitri adalah momen paling tepat untuk membersihkan jiwa dari segala dosa.</p>
<p>Hakikat Idul Fitri adalah mengembalikan manusia pada fitrahnya. Sebagimana Sabda Rasulullah SAW: &#8220;Setiap manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci). Akan tetapi orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nashrani dan Majusi.&#8221;(HR Bukhari).</p>
<p>Allah SWT juga berfirman: &#8220;Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah): (tetapkanlah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu, tidak ada perubahan pada fitrah Allah.Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.&#8221; (QS Ar-Rum: 30).</p>
<p>Agar hari raya Idul Fitri lebih bermakna bagi kita maka setidaknya ada dua hal yang harus diperhatikan. Pertama, meluruskan kembali arti silaturahmi. Silaturahmi bukan sekedar saling bersalaman dan saling menziarahi. Tetapi, harus ada komitmen untuk saling melupakan rasa permusuhan dan membuka lembaran baru untuk saling memaafkan dan berkasih sayang.</p>
<p>Rasulullah SAW bersabda,&#8221; Bukanlah menyambung (tali silaturahmi) itu dengan saling membalas (mengunjungi), akan tetapi orang yang menyambung (tali silaturahmi) adalah apabila terputus kerabatnya, dia segera menyambungnya. (HR Turmudzi).</p>
<p>Kedua, melekstarikan hikmah-hikmah puasa Ramadhan. Kita semua tentu mengetahui hikmah dan keutamaan Ramadhan, akan tetapi tidak banyak setelah Ramadhan berakhir. Kebanyakan kaum muslimin yang aktif dan rajin shalat berjamaah, bersedekah, tadarus Al Quran, mendengarkan ceramah agama dan rajin ke masjid selama sebulan Ramadhan. Namun ketika Ramadhan berakhir, mereka berubah seperti semula.</p>
<p>Oleh karena itu, Ramadhan dapat dijadikan untuk memperkuat pribadi dan karakter kaum muslimin yang sehat, tangguh dan sabar serta kembali ke fitrah manusia yakni manusia-manusia yang cinta damai, sabar, ikhlas, jujur dan muara akhirnya adalah menjadi manusia yang beriman dan bertakwa di hadapan Allah SWT.</p>
<p>Sebagaimana firman Allah SWT: &#8220;Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu menjadi orang yang taqwa. (QS Al Baqarah:183).</p>
<p>Bulan Ramadhan adalah bulan ketika kesabaran kaum muslimin diuji. Salah satu itibar atau pelajaran kesabaran adalah dengan membaca kisah-kisah kesabaran para nabi dan Rasulullah.</p>
<p>Kesabaran yang timpakan kepada para Nabi dapat diambil hikmahnya dan dicontoh dalam menghadapi obaan Tuhan dan juga gangguan oleh para musuh Nabi. Dengan berpuasa, kesabaran kita asah sehingga ketika menghadapi cobaan dan duri onak kehidupan kita semakin tegar dan bersabar dalam menghadapinya.</p>
<p>Oleh karena itu setelah ramadhan berakhir, aktivitas-aktivitas ibadah yang positif dilakukan selama bulan Ramadhan harus tetap dilestarikan setelah bulan Ramadhan. Diantara hikmah puasa yang menjadi prioritas yang dilakukan saat ini adalah menanamkan jiwa sosial terhadap kaum fakir miskin.</p>
<p>Selama bulan Ramadhan kita diperintah untuk memperbanyak sedekah kepada kaum fakir miskin dan juga diperintah untuk mengeluarkan zakat fitrah yang kesemuanya itu merupakan manifestasi dari jiwa sosial kita kepada fakir miskin.</p>
<p>Bersedekah dan mengeluarkan zakat bisa mempersempit jurang sosial antara kaya dan orang miskin. Tidak selayaknya bila di hari raya kita bersenang-senang, bersuka ria bersama sementara tetangga kanan kiri kita hidup menderita serta serba kekurangan. di hari yang fitri ini, mari kita saling bermaaf-maafan, bersilaturahmi, berziarah kepada orang tua, guru, teman dan sanak saudara.</p>
<p>Lupakan rasa permusuhan di antara kita.
Mari kita pererat tali persaudaraan umat Islam. Hilangkan segala perselisihan dan kesalahpahaman, lalu kita buka lembaran baru dengan saling pengertian dan kasih sayang. Sehingga hari raya Idul Fitri ini yang kita rayakan lebih terasa dan bermakna bagi kita semua.</p>
<p>Semoga Allah SWT menjadikan kita bagian dari orang-orang kembali (&#8220;idul) kepada kesucian (fitrah) serta tergolong menjadi orang-orang yang menang dari melawan hawa nafsu dan memperoleh ridha Allah SWT —dimana kita berhasil menundukan hawa nafsu yang bersemayam dalam diri kita—.Taqabalallahu minna wa minkum, minnal &#8220;˜aidzin wal faizin. Mohon maaf lahir bathin.(*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-salat-eid.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="853">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi salat eid]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-salat-eid-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi salat eid]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Hikmah Dibalik Zakat Fitrah</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-38619/ini-dia-hikmah-dibalik-zakat-fitrah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 May 2021 21:30:26 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Berita Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim Zone]]></category>
		<category><![CDATA[Zakat Fitrah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-38619/ini-dia-hikmah-dibalik-zakat-fitrah</guid>

					<description><![CDATA[Puji dan syukur bagi Allah yang telah memberikan kekuatan lahir dan batin, sehingga kita telah dapat menyelesaikan tugas berat sebulan lamanya yakni puasa Ramadhan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Puji dan syukur bagi Allah yang telah memberikan kekuatan lahir dan batin, sehingga kita telah dapat menyelesaikan tugas berat sebulan lamanya yakni puasa Ramadhan.</p>
<p>Setelah dalam satu bulan penuh kita menunaikan ibadah puasa, kini tibalah saatnya hari Raya Fitri, hari yang penuh kebahagiaan, kebahagiaan untuk kita, dan untuk semua umat Islam yang telah memenuhi kewajibannya berpuasa pada bulan Ramadlan.</p>
<p>Apabila orang-orang itu telah selesai berpuasa pada bulan Ramadlan lalu keluar menuju (shalat)hari raya mereka, maka Allah Taala berfirman :</p>
<p>&#8220;Wahai Malaikat-Malaikat-Ku, setiap yang beramal tentu mengharap/meminta pahalanya, dan sekarang hamba-hamba-Ku yang telah berpuasa sebulan dan keluar menuju (shalat) hari raya, juga meminta pahala mereka, maka saksikanlah olehmu seka lian bahwa Aku benar telah mengampuni mereka&#8221;.</p>
<p>Kemudian suatu panggilan memanggil; &#8220;Hai umat Muhammad!, kembalilah kalian ke rumah kalian masing-masing, sesungguhnya kesalahan-kesalahan kalian telah diganti dengan kebajikan&#8221;.</p>
<p>Lalu Allah Taala berfirman; &#8220;Wahai hamba-hamba-Ku, kalian telah berpuasa untuk-Ku, dan telah berbuka untuk-Ku, maka bangkitlah kalian dalam keadaan telah mendapatkan ampunan&#8221;.</p>
<p>Hari RayaIdul Fitri adalah sebagai hari kembalinya kaum Muslimin kepada kesuciannya, maka pada hari itulah Allah Swt. telah memerintahkan kepada kita untuk mengeluarkan zakat fitrah, yakni zakat pribadi.</p>
<p>Zakat fitrah yang berupa bahan makanan pokok penduduk masing-masing daerah, telah ditentukan banyaknya dalam Islam.
Tentang banyaknya zakat fitrah ini, Ibnu Umar telah meriwayatkan yang berasal dari Rasulullah Saw :</p>
<p>&#8220;Zakat fitrah (sebagai penyempurnaan) dari puasa Ramadlan, yaitu satu sha kurma atau satu sha gandum, wajib atas hamba sahaya orang yang merdeka, lelaki dan perempuan, besar dan kecil dari orang-orang Islam&#8221;. (HR. Bukhari dan Muslim).</p>
<p>Hadits di atas memberikan pengertian tentang wajibnya zakat fitrah, serta ke terangan banyaknya yang harus dikeluarkan bagi tiap jiwa. Zakat fitrah meru pakan kunci pembuka dan penyempurna untuk diterimanya ibadah puasa kita, sebagaimana sabda Rasulullah Saw:</p>
<p>&#8220;Bulan Ramadlan tergantung di antara langit dan bumi dan tidak akan diangkat ke hadapan Allah, kecuali dengan zakat fitrah&#8221;. (HR. Ibnu Syahin).</p>
<p>Zakat fitrah adalah suatu kewajiban harus ditunaikan pada waktu yang telah ditentukan, yaitu mulai terbenamnya matahari akhir bulan Ramadlan sampai sebelum dilaksanakannya shalat Idul Fitri.</p>
<p>Dalam hal ini Nabi Muhammad Saw. telah memberikan penegasan dengan sabdanya: </p>
<p>&#8220;Zakat fitrah adalah pembersih bagi orang yang berpuasa dari tindak laku yang sia-sia dan perbuatan yang kurang baik, sebagai hidangan bagi orang-orang miskin, maka barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat Ied, itulah zakat yang diterima (sebagai zakat fitrah) dan barangsiapa yang menunaikannya sesudah shalat Ied, maka ia adalah shadaqah biasa sebagaimana shadaqah-shadaqah yang lain&#8221;. (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).</p>
<p>Pesan sosial Ramadhan ini terlukiskan dengan indah. Indah di sini justru terlihat pada detik-detik akhir Ramadhan dan gerbang menuju bulan Syawwal. Dimana, ketika umat muslim mengeluarkan zakat fithrah kepada Ashnafuts Tsamaniyah (delapan kategori kelompok masyarakat yang berhak menerima zakat), terutama kaum fakir miskin tampak bagaimana tali silaturrahmi serta semangat untuk berbagi demikian nyata terjadi.</p>
<p>Kebuntuan dan kesenjangan komunikasi dan tali kasih sayang sebelumnya sempat terlupakan tiba-tiba saja hadir, baik di hati maupun dalam tindakan. Semangat zakat fitrah ini melahirkan kesadaran untuk tolong menolong (ta`awun) antara orang-orang kaya dan orang-orang miskin, antara orang-orang yang hidupnya berkecukupan dan orang-orang yang hidup kesehariannya serba kekurangan, sejalan hatinya sebab kita semua adalah umat Allah.</p>
<p>Dalam kesempatan ini orang yang menerima zakat akan merasa terbantu beban hidupnya sedangkan yang memberi zakat mendapatkan jaminan dari Allah SWT.
Kita tentu menyadari bahwa hanya dengan pertolongan Allah jualah kita semua dapat menyelesaikan kewajiban puasa.</p>
<p>Selama Ramadlan kita telah diberi kekuatan oleh Allah untuk berpuasa yang berarti kita semua merasa memperoleh kemenangan, bagaikan prajurit yang baru saja datang dari medan peperangan dengan membawa kemenangan yang gilang gemilang.
Kita tentu menyadari bahwa hanya dengan pertolongan Allah jualah kita semua dapat menyelesaikan kewajiban puasa. </p>
<p>Selama Ramadlan kita telah diberi kekuatan oleh Allah untuk berpuasa yang berarti kita semua merasa memperoleh kemenangan, bagaikan prajurit yang baru saja datang dari medan peperangan dengan membawa kemenangan yang gilang gemilang.</p>
<p>Akhirnya, semoga Allah SWT senantiasa berkenan membimbing kita semua agar tergolong hamba-hambanya yang mampu meraih sertifikat kefitrahan di hari kemenangan yang agung ini, sehinnga kita layak mendapatkan penghargaan &#8220;Minalaidin Walfaizin&#8221;, Semoga Allah SWT berkenan mencurahkan rahmat-Nya kepada bangsa Indonesia serta umat Islam pada umumnya untuk senantiasa mengamalkan syariat-Nya, menghidupkan sunnah-sunnah Rasul-Nya.</p>
<p>Semoga momentum Idul Fitri ini juga benar-benar mampu mengantarkan tatanan kehidupan kita yang berlandaskan nilai-nilai agama, akhlak karimah, kebersamaan dan kasih sayang guna terwujudnya umat dan masyarakat Indonesia yang berharkat dan bermartabat, sejahtera dan berperadaban, baldatun thayyibatun warabbun ghafur, bangsa yang gemah ripah lohjinawi di bawah naungan ridla Allah SWT. Amin, Ya Mujiibassaailiin (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-beras.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="789">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi beras]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-beras-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi beras]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
