<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Cerita Rakyat &#8211; Life Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://life.cilacap.info/tag/cerita-rakyat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://life.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jan 2024 01:22:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/life/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Cerita Rakyat &#8211; Life Cilacap.info</title>
<link>https://life.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Lifestyle</description>
</image>
	<item>
		<title>Cerita Mistis GUNUNG GOHONG, Gunung Gaib di Kedungreja Cilacap</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-43096/cerita-mistis-gunung-gohong-gunung-gaib-di-kedungreja-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2022 16:29:13 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cerita Mistis]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Gohong]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungreja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-43096/cerita-mistis-gunung-gohong-gunung-gaib-di-kedungreja-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Gunung Gohong, gunung yang menyimpan banyak hal yang menjadi teka-teki, gunung gohong sendiri mempunyai nama lain yaitu gunung goong, yang mempunyai arti gundukan tanah yang tinggi dan terdapat gong di gunung gohong ini.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Gunung Gohong, gunung yang menyimpan banyak hal yang menjadi teka-teki, gunung gohong sendiri mempunyai nama lain yaitu gunung goong, yang mempunyai arti gundukan tanah yang tinggi dan terdapat gong di gunung gohong ini.</p>
<p>Gunung gohong pada jaman dahulu mempunyai gong namun tidak ada yang tau pasti tempat gong tersebut sekarang, gunung gohong mempunyai gong karena desa sekitar kental akan kesenian jawa yang menggunakan gong.</p>
<p>Masyarakat di sekitar juga melaksanakan kesenian jawa di gunung gohong, gong yang berada di gunung gohong konon kerap mengeluarkan suara dan banyak orang yang mendengar suara-suara gong berbunyi.</p>
<p>Suara itu cukup membuat masyarakat bergidik ngeri namun karena sudah menjadi hal yang biasa, masyarakat sudah terbiasa dengan suara gong yang muncul itu.</p>
<p>Gunung gohong disebut mencerminkan dari masyarakat sekitar yang ada di gunung gohong.</p>
<p>Sebelah timur gunung gohong disebut (Pusaka) karena banyak dari masyarakat sebelah barat yang memiliki pusaka-pusaka.</p>
<p>Dimana Pusaka-pusaka tersebur digunakan untuk kesaktian-kesaktian pada jaman dahulu.</p>
<p>Selanjutnya timur gunung gohong disebut dengan (nasi kuning), mengapa disebut demikian?</p>
<p>Usut punya usut karena masyarakat di sebelah timur gunung gohong konon orangnya banyak yang berlimpah harta, sehingga tidak ada yang kekurangan, mereka serba berkecukupan bahkan lebih.</p>
<p>Selanjutnya utara gunung dari disebut dengan (kesenian), hal ini karena masyarakat sebelah utara gunung gohong banyak melakukan kegiatan kesenian.</p>
<p>Contohnya ada kuda lumping dan sintren hal itu masih terjaga sampai hari ini, masyarakat masih melakukan kesenian-kesenian yang kental akan kejawen yang ghoib.</p>
<p>Gong yang berada di gunung gohong juga tidak lupa meninggalkan teka teki yang banyak, ada yang bilang gong itu akan muncul jika ada yang memintanya namun gong itu harus dikembalikan ke tempat semula ketika selesai digunakan.</p>
<p>Namun gong hilang begitu saja di gunung gohong ini, dan banyak mitos-mitos yang mengisahkan bagaimana gong itu bisa menghilang, ada yang mengatakan bahwa pada suatu hari gong itu menampakan bentuknya.</p>
<p>Pernah ada seseorang yang melihat bahwa salah satu tali gongnya ada yang putus namun karena melihat tali itu putus orang tersebut kemudian berinisiatif untuk menggati tali yang putus.</p>
<p>Nah sejak saat itu gong tersebut tidak terlihat lagi dan juga tidak bisa dipinjam lagi.</p>
<p>Ada juga yang mengatakan bahwa gong tersebut hilang karena pada jaman dahulu gong tersebut pernah dipinjam oleh seseorang namun gong tersebut ternyata tidak dikembalikan ke tempat semulanya.</p>
<p>Malah gong tersebut ditaruh ke rawa yang tidak diketahui tepatnya di mana. Setelah kejadian itu gong itu tidak terlihat lagi bentuknya dan juga tidak bisa dipinjam lagi gongnya.</p>
<p>Banyak juga mitos-mitos tentang gunung gohong ada mitos tentang tidam bolehnya menunjuk gunung gohong ketika kita melihatnya.</p>
<p>Ada juga mitos tentang gunung gohong yang menurut kepercayaan masyarakat jika gunung gohong dilihat pada malam pada kejauhan akan berbentuk seperti perahu yang terbalik.</p>
<p>Dan juga mitos tentang gunung gohong akan mengeluarkan suara gong pada malam jumat kliwon, mitos-mitos ini cukup terkenal di masyarakat.</p>
<p>Gunung gohong kini berubah menjadi tempat wisata yang dinamakan jabal Goong edukasi dekat dengan alam.</p>
<p>Gunung gohong dikelola oleh desa sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dan juga membantu perekonomian masyarakat sekitar gunung gohong.</p>
<p>Gunung gohong sampai sekarang ini masih digunakan sebagai tempat dilalukannya kesenian-kesenian seperi kuda lumping dan sintren.</p>
<p><strong>Profil penulis</strong></p>
<p><strong>Tania Rizky Amalia Amanda</strong> lahir 30 agustus 2001, sekarang sedang menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Berdomisili di desa Margasari RT 02 RW 02, Kec. Sidareja, Kab. Cilacap, Jawa Tengah. Bisa dihubungi melalui. HP: 083176855144, taniaamalia30[a]gmail.com</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Gunung-Gohong-di-Kedungreja-Cilacap.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Gunung Gohong di Kedungreja Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Gunung-Gohong-di-Kedungreja-Cilacap-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Gunung Gohong terletak di desa Bojongsari, Rt 02 Rw 09, kec. Kedungreja, Kab. Cilacap, Jawa Tengah. (foto: Google)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cerita Rakyat: Napak Tilas Patih Damarwulan</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-43089/cerita-rakyat-napak-tilas-patih-damarwulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2022 14:54:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Gandrungmangu]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-43089/cerita-rakyat-napak-tilas-patih-damarwulan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Napak tilas yaitu sebuah kegiatan berjalan kaki dengan menelusuri jalan yang pernah dilalui oleh seorang, pasukan, dan sebagaimana untuk mengenang perjalanan pada masa perang atau sejarah masa lalu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Napak tilas yaitu sebuah kegiatan berjalan kaki dengan menelusuri jalan yang pernah dilalui oleh seorang, pasukan, dan sebagaimana untuk mengenang perjalanan pada masa perang atau sejarah masa lalu.</p>
<p>Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan napak tilas sendiri yaitu sebagai cara memperingati sekaligus menyemarakan peringatan kegiatan penting dalam sejarah para pendahulu. Tujuan lain yaitu untuk menumbuh kembangkan nilai – nilai patriotism dan cinta budaya bagi seluruh individu yang melakukan napak tilas tersebut.</p>
<p>Sebuah tempat di ujung barat cilacap tepatnya yang terletak di Desa Karanganyar, Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap terdapat makan petilasan kuno konon ceritanya seorang Patih Damarwulan menempati tempat panembahan tersebut.</p>
<p>Tampat yang terbilang keramat merupakan bekas Napak tilas pertapaan Patih Damarwulan dan tempat itu terbilang mistis dan masyarakat setempat mempercayainya sebagai makam keramat yang sakti untuk pemujaan keinginan pada warga desa.</p>
<p>Menurut juru kuncen napak tilas panembahan Damarwulan merupakan makam seorang wali atau patih Damarwulan. Patih Damarwulan adalah tukang rumput Patih Loh Gender dari Majapahit. Namun, karena kepandaiannya ia akhirnya diangkat oleh Patih Loh Gender menjadi patih kerajaan Majapahit. </p>
<p>Pada suatu waktu, ia mendapat tugas dari Ratu Kencana Wungu, untuk menyamar dan membantu majapahit untuk mengalahkan Menak Jinggo. Dengan bantuan dari paraselir Menak Jinggo yang terpikat pada ketampanan dan kepandaian Damarwulan,akhirnya Damarwulan berhasil mengalahkan Menak Jinggo.</p>
<p>Setelah itu Patih Damarwulan mengajak para selir tersebut untuk ikut dengannya ke Majapahit. Damarwulan kembali ke Majapahit, lalu menikah dengan Ratu KencanaWungu. Tidak diketahui alasan mengapa Damarwulan mati dan mengapa makamnya ada di Desa Karanganyar Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Tidak dapat dipastikan pula apakah itu benar makam Damarwulan atau bukan. Karena sepengetahuan juru kuncen, bukit tersebuthanyalah berisi tanah yang kosong. Namun, pernah ada orang yang mengaku mendapat tugas dari Ratu Solo untuk membuat makam di bukit panembahan tersebut. Makam tersebut sebagai simbol bahwa yang di makamkan di sana adalah makam Patih Damarwulan.</p>
<p>Cerita pasti mengenai Bukit Panembahan Damarwulan sebenarnya juru kuncen tempat tersebut juga kurang mengetahui secara rinci, dikarenakan dari kuncen – kuncen sebelumnyapun tidak memberitahu secara runtut peristiwa terbentuknya tempat tersebut. </p>
<p>Kesaktian dari Bukit Panembahan Damarwulan juga telah dibuktikan oleh beberapa orang. Mayarakat yang datang ke Bukit Panembahan ini bertujuan meminta sesuatu dan mereka berkeyakinan akan dikabulkannya permintaan mereka oleh makam panembahan tersebut.</p>
<p>Cerita kemujaraban Bukit ini berkembang begitu pesatnya sehingga sejak saat itu banyak orang yang datang ke Bukit Panembahan Damarwulan untuk meminta agar keinginannya dapat terkabulkan dan impiannya dapat mereka dapatkan.</p>
<p>Dalam beredar luasnya cerita – cerita mengenai Panembahan Damarwulan tidak terdapat syarat – syarat khusus dan pantangan yang harus dilakukan. Begitu pula dengan situasinya, tidak harus dalam situasi tertentu. Namun, jika ingin pergi ke bukit Panembahan Damarwulan ada waktu tertentu dan juga syarat yang harus dilakukan.</p>
<p>Hari yang dperbolehkan untuk mengunjungi tempat ini yaitu hari Senin Wage, Selasa Kliwon, Kamis Wage, dan Jumat Kliwon. Dan syarat yang harus dipenuhi adalah membawa menyan atau dupa dan juga kembang telon (bungan untuk sesajen). Pada saat di Bukit Panembahan Damarwulan, tidak dapat langsung masuk ke dalam makan namun juru kuncen harus izin terlebih dahulu pada makam tersebut. </p>
<p>Mayarakat sekitar percaya terhadap cerita Bukit Panembahan Damarwulan dan merekapun percaya dengan kesaktian serta kekuatannya. Pada saat ini juga, apabila terdapat pemilihan lurah ataupun kades. Biasanya calon – calon lurah akan datang ke Bukit Panembahan Damarwulan untuk meminta agar dirinya yang terpilih menjadi luring di daerah tersebut.</p>
<p>Bukan hanya itu untuk pasangan suami istri yang mana belum dikaruniai keturunan biasanya mereka juga akan datang dan meminta petunjuk melalui perantara Bukit Panembahan Damarwulan. Sampai saat ini masyarakat tidak ada yang berani mengusik tempat tersebut dan mereka bersama – sama menjaga kesakralan serta kelestarian Bukit Panembahan Damarwulan.</p>
<h2>Letak Tempat</h2>
<p>Cerita Rakyat ini berasal dari desa Karanganyar, kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, provinsi Jawa Tengah.</p>
<p><strong>Profil Penulis</strong></p>
<p>Dewi Suci Lestari, Cilacap, 09 Juni 2001. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Berdomisili di desa Pengampiran RT 05 RW 02, Kec. Gandrungmangu, Kab. Cilacap, Jawa Tengah. HP 088806690133. dewisuculstr[a]gmail.com</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Napak-Tilas-Patih-Damarwulan-di-Gandrungmangu-Cilacap.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Napak Tilas Patih Damarwulan di Gandrungmangu Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Napak-Tilas-Patih-Damarwulan-di-Gandrungmangu-Cilacap-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Napak Tilas Patih Damarwulan di Gandrungmangu CilacapNapak Tilas Patih Damarwulan di Gandrungmangu Cilacap (foto: Dewi Suci Lestari)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dijuluki Alcatraznya Indonesia, Begini Kisah Mistis dan Seramnya Nusakambangan</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-43014/dijuluki-alcatrasnya-indonesia-begini-kisah-mistis-dan-seramnya-nusakambangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jan 2022 05:49:47 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Nusakambangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-43014/dijuluki-alcatrasnya-indonesia-begini-kisah-mistis-dan-seramnya-nusakambangan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Nusakambangan adalah sebuah pulau di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah yang lebih dikenal sebagai tempat Lembaga Pemasyarakatan berkeamanan tingkat tinggi di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Nusakambangan adalah sebuah pulau di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah yang lebih dikenal sebagai tempat Lembaga Pemasyarakatan berkeamanan tingkat tinggi di Indonesia.</p>
<p>Nusakambangan yang letaknya di sebuah pulau ini dikelilingi oleh laut, bahkan untuk mecapai lokasinya saja harus dengan menaiki kapal feri dan hanya orang tertentu yang boleh memasuki kawasan ini.</p>
<p>Nusakambangan memiliki julukan populer, yaitu Alcatraznya Indonesia, hal itu didasari karena memang terkenal sebagai tempatnya para Narapidana kelas Kakap dan Lembaga Pemasyarakatan berkeamanan super.</p>
<p>Selain itu Nusakambangan juga menyimpan kisah mistis nan seram yang mengerikan, nuansa mistis semakin membuat bulu kuduk pun berdiri, pasalnya di sana terdapat semak belukar dan hutan dengan pohon-pohon besar ketika melaluinya.</p>
<p>Tidak hanya itu, di pulau nusakambangan ini juga dihuni oleh beberapa jenis satwa liar seperti lutung jawa dan kijang, serta dihuni oleh Belasan Macan Tutul dan Macan Kumbang. Banyaknya satwa liar juga diimbangi dengan ekosistem terbilang baik.</p>
<p>Pakan yang ada di sana untuk satwa liar seperti macan juga tersedia, ada kemungkinan Macan Tutul dan Macan Kumbang yang sempat dilaporkan berjumlah 18 ekor di Nusakambangan jumlahnya masih terus bertambah.</p>
<p>Selain itu di Pulau Nusakambangan dihuni Jenis ular berbisa yang mematikan seperti King Cobra, Ular Tanah (Gibuk) Bahkan Buaya.</p>
<p>Nusakambangan juga masih menyimpan beberapa kisah mistis lainnya, seperti kerap terjadi suara-suara orang menangis dan seperti kesakitan.</p>
<p>Konon katanya ada suatu tempat yang terbilang angker, seperti tempat yang kerap dijadikan untuk eksekusi terpidana mati.</p>
<p>Di sana juga ada suatu goa seram yang diyakini oleh sebagian orang, bahwa cukup angker dan yang tak kalah populer yakni mengenai cerita keberadaan Kawuk.</p>
<p>Berdasarkan mitosnya, Kawuk adalah hewan yang badannya berbentuk seperti Komodo namun hewan itu berjalan dengan berdiri. Lebih mengerikan lagi Kawuk suka dengan mayat manusia, sehingga bilamana ada jasad yang meninggal di sana dan hilang itu bisa jadi telah dimakan oleh kawuk tak tersisa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Gerbang-Depan-Lembaga-Pemasyarakatan-Nusakambangan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Gerbang Depan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Gerbang-Depan-Lembaga-Pemasyarakatan-Nusakambangan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Gerbang Depan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cerita Rakyat Melegenda Mitos Kawuk Pemakan Mayat di Nusakambangan</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-43007/cerita-rakyat-melegenda-mitos-kawuk-pemakan-mayat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jan 2022 05:44:02 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kawuk]]></category>
		<category><![CDATA[Nusakambangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangandaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-43007/cerita-rakyat-melegenda-mitos-kawuk-pemakan-mayat</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Cerita Rakyat mengenai hewan berbentuk seperti Reptil bernama Kawuk cukup melegenda di Pangandaran Jawa Barat dan Nusakambangan Cilacap, mitosnya makhluk ini suka memakan mayat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Cerita Rakyat mengenai hewan berbentuk seperti Reptil bernama Kawuk cukup melegenda di Pangandaran Jawa Barat dan Nusakambangan Cilacap, mitosnya makhluk ini suka memakan mayat.</p>
<p>Kawuk menurut ceritanya bentuknya seperti Biawak namun memiliki tubuh lebih besar dan berukuran seperti komodo.</p>
<p>Namun kawuk berdasarkan cerita rakyat, kawuk dalam berjalan, yakni jalannya berdiri dan suka memakan daging mayat.</p>
<p>Melansir kanal <a href="https://story.cilacap.info">story.cilacap.info</a> yang pernah kami publikasi dan sempat viral, lantas kisah tersebut banyak yang menganggap adalah hoax.</p>
<p>Menurut sebagian orang, kebaradaan kawuk adalah misteri dan juga hanya mitos yang tak pernah ada, terkait hal itu, kami hanya mempublishnya dan tidak mengajak untuk mempercayainya. Karena cerita rakyat merupakan kisah yang dikisahkan kembali. di dalam kisah juga tidak sedikit pesan moral dan lainnya, inilah sisi baiknya.</p>
<p>Berikut kami jabarkan tentang kisah kawuk.</p>
<p>Pulau Alcatraz Indonesia atau Nusakambangan terkenal sebagai Lembaga Pemasyarakatan berkeamanan tinggi. Selain daripada itu merupakan kawasan cagar alam.</p>
<p>Letaknya yang berada di tengah laut, ditumbuhi pohon-pohon besar, sehingga berbagai Satwa liar juga katanya ada di sana.</p>
<p>Bukan hanya satwa liar yang pernah viral seperti Jaguar atau Macan tutul, maupun buaya. Bahkan kisah mistis di pulau kematian bernama nusakambangan ini juga bisa buat merinding.</p>
<p>Menurut yang kami himpun dari beberapa laman, di nusakambangan terdapat satwa seperti kijang jawa, dan buaya serta ada belasan ekor Macan Tutul atau Kumbang atau juga di katakan Jaguar.</p>
<p>Diperkirakan habitat dari black panther menurut BKSDA jumlahnya kian bertambah dengan perkembangbiakan.</p>
<p>Keberadaan hewan air yang ganas seperti buaya juga terdapat di Nusakambangan. Hal itu diperkuat dengan matinya seekor buaya muara karena terjerat jaring nelayan di laguna segara anakan kampung laut beberapa waktu lalu.</p>
<p>Selain hewan buas, Konon pulau ini punya kisah mistis, yang apabila ada orang meninggal di sana maka pantangan bagi warga sekitar apabila tidak cepat dengan segera menguburkan jasad keluarganya. Pasalnya mereka takut apabila jasad keluarganya diambil Kawuk.</p>
<p>Menurut cerita, Konon kawuk suka memakan mayat manusia Bahkan orang hidup, dan dalam berburu mangsa, kawuk ini bergerombol.</p>
<p>Entah benar atau tidaknya kisah mengenai keberadaan kawuk yang konon katanya mirip biawak namun lebih besar Bahkan lebih besar dari komodo dan berjalannya pun berdiri.</p>
<p>Bahkan, Kisah ini bukan hanya terkenal di nusakambangan tapi juga terkenal di pangandaran.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kawuk-Cerita-Rakyat-Nusakambangan-dan-Pangandaran.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kawuk Cerita Rakyat Nusakambangan dan Pangandaran]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kawuk-Cerita-Rakyat-Nusakambangan-dan-Pangandaran-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Kawuk Cerita Rakyat Nusakambangan dan Pangandaran]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
