<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Gaya Hidup &#8211; Life Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://life.cilacap.info/tag/gaya-hidup/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://life.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Sep 2023 15:28:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/life/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Gaya Hidup &#8211; Life Cilacap.info</title>
<link>https://life.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Lifestyle</description>
</image>
	<item>
		<title>Cara Bertanam atau Budidaya Buah Pisang</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-49133/cara-bertanam-atau-budidaya-buah-pisang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jul 2022 12:58:11 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Buah Pisang]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[Cocok Tanam]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-49133/cara-bertanam-atau-budidaya-buah-pisang</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Buah Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna berukuran besar dengan daun memanjang dan besar yang tumbuh langsung dari bagian tangkai.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Buah Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna berukuran besar dengan daun memanjang dan besar yang tumbuh langsung dari bagian tangkai.</p>
<p>Batang pisang bersifat lunak karena terbentuk dari lapisan pelepah yang lunak dan panjang. Batang yang agak keras berada di bagian permukaan tanah.</p>
<p>Pisang memiliki daun bertangkai yang berpencar dan mudah robek dengan bagian batang yang meruncing. Ukuran daun pada tiap spesies pisang juga berbeda-beda. Tangkai pisang menghasilkan bunga dalam jumlah yang banyak.</p>
<p>Bagian bunga pada pisang akan membentuk buah yang disebut sisir. Buah pisang berkelompok dalam satu bunga majemuk dengan ukuran yang makin ke bawah makin mengecil.</p>
<p>Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang, meskipun ada beberapa yang berwarna jingga, merah, hijau, ungu, atau bahkan hampir hitam. Buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral, terutama kalium.</p>
<p>Istilah &#8220;pisang&#8221; juga dipakai untuk sejumlah jenis yang tidak menghasilkan buah konsumsi, seperti pisang abaka, pisang hias, dan pisang kipas. Artikel ini hanya membahas pisang penghasil buah konsumsi serta kerabatny</p>
<p>Dalam taksonomi, pisang termasuk dalam genus Musa dan famili Musaceae. Beragam spesies pisang tersebar di kawasan Malesia. Spesies pisang yang paling banyak dibudidayakan di dunia adalah pisang hutan.</p>
<p>Jenis pisang hutan dapat tumbuh di hutan, bukit maupun di dataran rendah. Selain itu, pisang juga dapat ditanam bersama dengan tanaman lain seperti jagung dan ketela pohon.</p>
<p>Pisang dapat dipanen kapan saja, karena pertumbuhannya yang sesuai dengan segala jenis musim. Kematian pohon pisang hanya terjadi ketika berbuah hanya sekali semasa hidupnya.</p>
<p>Buah pisang dapat langsung dimakan atau dimasak terlebih dahulu. Nutrisi di dalam pisang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia dan dapat pula dibuat sebagai obat tradisional.</p>
<p>Pada awalnya pisang merupakan tumbuhan asli yang berasal dari kawasan Asia Tenggara, kemudian menyebar ke seluruh wilayah dunia. Dari arah barat, pisang menyebar mulai dari Samudra Atlantik menuju ke Pulau Madagaskar lalu ke Benua Afrika dan menuju ke Amerika Latin dan Amerika Tengah.</p>
<p>Sementara itu, pisang menyebar dari arah timur melalui Samudra Pasifik menuju ke Hawaii.</p>
<p>Di berbagai daerah dan mancanegara pisang memiliki nama-nama khas tersendiri, beberapa di antaranya: gadang atau gedhang (Jawa), biyu (Bali), chawuk atau cau (Sunda), punti (Lampung), unti (Bugis), koyo (Ternate), kula (Banda), uri (Ambon), tema (Seram) dan ounche (Madagaskar).</p>
<p><strong>Taksonomi</strong>
Nama spesies dari pisang adalah Musa sp yang berasal dari genus Musa. Pisang termasuk dalam famili Musaceae dalam kelas tumbuhan berkeping biji tunggal.</p>
<p>Sementara itu, pisang masuk dalam subdivisi tumbuhan berbunga dan divisi tumbuhan berbiji. Spesies pisang masih berkerabat dengan Orchidaceae.</p>
<p>Pisang dapat tumbuh subur di wilayah dengan musim kemarau yang berlangsung hingga 4,5 bulan. Curah hujan yang diperlukan oleh pisang untuk tumbuh dengan subur adalah 650 hingga 5.000 mililiter per tahun. Sementara itu, suhu lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan pisang berkisar antara 21oC hingga 29,5 oC.</p>
<p>Pisang awalnya merupakan tanaman lokal di kawasan Asia Tenggara yang sebagian besar berpusat di wilayah Indonesia. Sejak 500 tahun sebelum Masehi, pisang telah menyebar hingga ke Pulau Madagaskar.</p>
<p>Sedangkan wilayah Afrika lainnya telah mengenal dan membudidayakan pisang sejak seribu tahun sebelum Masehi. Pada masa yang sama, Hawaii telah mengenal dan membudidayakan pisang melalui pengiriman dari Kepulauan Canaria.</p>
<p><strong>Keragaman</strong>
Pusat keragaman utama pisang terletak di daerah Malesia (Asia Tenggara, Papua dan Australia tropika). Pusat keragaman minor juga terdapat di Afrika tropis.</p>
<p>Tumbuhan ini menyukai iklim tropis dan lembap, terutama di dataran rendah. di daerah dengan hujan merata sepanjang tahun, produksi pisang dapat berlangsung tanpa mengenal musim. Indonesia, Kepulauan Pasifik, negara-negara Amerika Tengah, dan Brasil dikenal sebagai negara utama pengekspor pisang.</p>
<p>Pada tahun 2018, India menjadi negara dengan konsumsi pisang paling tinggi, di atas Tiongkok dan Indonesia.</p>
<p>Pisang yang dibudidayakan pada masa sekarang dianggap merupakan keturunan dari Musa acuminata yang diploid dan tumbuh liar. Genom yang disumbangkan diberi simbol A. Persilangan alami dengan Musa balbisiana memasukkan genom baru, disebut B, dan menyebabkan bervariasinya jenis-jenis pisang.</p>
<p>Pengaruh genom B terutama terlihat pada kandungan tepung pada buah yang lebih tinggi. Secara umum, genom A menyumbang karakter ke arah buah meja, sementara genom B ke arah buah pisang olah atau pisang masak.</p>
<p>Hibrida M. acuminata dengan M. balbisiana ini dikenal sebagai M. ×paradisiaca. Khusus untuk Kelompok AAB, nama Musa sapientum pernah digunakan.</p>
<p>Mengikuti anjuran Simmonds dan Shepherd yang karyanya diterbitkan pada tahun 1955, klasifikasi pisang budi daya sekarang menggunakan nama-nama kombinasi genom ini sebagai nama kelompok budi daya. Sebagai contoh, untuk pisang cavendish.</p>
<p>Di bawah kelompok masih dimungkinkan pembagian dalam anak-kelompok. Lihat pula artikel Musa untuk pembahasan lebih mendalam.</p>
<p>Ketika manusia pada mulanya hanya hidup berpindah-pindah dengan mengumpulkan makanan, budi daya pisang belum dilakukan dan masih berupa tanaman liar. Pisang mulai dibudidayakan setelah manusia mengenal pertanian yang bersifat menetap.</p>
<p>Masyarakat di kawasan Asia Tenggara telah memanfaatkan pisang sejak lama sebagai sayur khususnya pada bagian pelepah dan tunas. Bagian-bagian pisang yang lainnya juga telah dimanfaatkan.</p>
<p>Bukti pembudidayaan pisang oleh manusia dapat diketahui melalui relief dan naskah kuno. Pemeliharaan pisang pertama diketahui dalam literatur Pali, khususnya Kanon Pāli.</p>
<p>Dalam naskah ini disampaikan bahwa pisang telah dipelihara di India sejak abad ke-6 hingga ke-5 sebelum Masehi. Dalam naskah ini, pisang digambarkan sebagai buah bertaring yang menjadi makanan bagi kera dan gajah.</p>
<p>Kebudayaan lain yang telah membudidayakan pisang ditemukan di Sungai Panjang dan Sungai Kuning di Tiongkok. Dari prasasti kuno di Yunani, diketahui bahwa Yunani mengenal budi daya pisang dari India sejak abad ke-3 sebelum Masehi.</p>
<p>Sementara itu, di wilayah Portugal telah diadakan budi daya pisang yang dipelajari dari Teluk Guinea dari Afrika sebelum ditemukannya jalur perhubungan antara Benua Asia dan Benua Eropa.</p>
<p>Pisang secara tradisional tidak dibudidayakan secara intensif. Hanya sedikit yang dibudidayakan secara intensif dan besar-besaran dalam perkebunan monokultur, seperti &#8216;Gros Michel&#8217; dan &#8216;Cavendish&#8217;.</p>
<p>Jenis-jenis lain biasanya ditanam berkelompok di pekarangan, tepi-tepi lahan tanaman lain, serta tepi sungai.
Berdasarkan cara mengonsumsi buahnya, pisang dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu pisang meja dan pisang olah.</p>
<p>Pisang meja dikonsumsi dalam keadaan segar tanpa melalui proses pengolahan, seperti pisang ambon, pisang susu, pisang raja, pisang seribu, dan pisang cavendish. Pisang olahan dikonsumsi setelah melalui proses pengolahan makanan, seperti digoreng, direbus, dibakar, atau dikolak.</p>
<p>Pisang yang termasuk dalam golongan pisang olahan adalah pisang kepok, pisang siam, pisang kapas, pisang tanduk, dan pisang uli.</p>
<p>Buah pisang dapat diolah menjadi berbagai produk makanan ringan, seperti kue, dan arak. Olahan pisang yang cukup populer antara lain keripik pisang (Lampung), pisang epe (Makassar), sale pisang (Bandung), pisang molen (Bogor), dan arak (Amerika Latin).</p>
<p>Pisang mempunyai kandungan gizi lebih tinggi dibandingkan apel. Buah pisang mengandung mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium.</p>
<p>Pisang juga mengandung vitamin, yaitu Vitamin C, Vitamin B kompleks, Vitamin B6, dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmiter dalam kelancaran fungsi otak.</p>
<p><strong>Bunga atau jantung pisang</strong>
Jantung pisang digunakan sebagai sayuran pada masakan Asia Selatan dan Asia Tenggara, baik mentah atau dikukus dengan saus atau dimasak dalam sup, kari, dan makanan goreng. Rasanya menyerupai articok, baik bagian daging dari daun pelindung maupun jantung dapat dimakan.</p>
<p>Selain itu, jantung pisang juga digunakan pada sebagian daerah di Indonesia sebagai obat luar.</p>
<p><strong>Bonggol pisang</strong>
Bonggol pisang merupakan sumber serat bagi tubuh. Bonggol pisang dapat diolah menjadi makanan ringan seperti keripik. Serta, dapat diolah menjadi pupuk cair untuk berbagai tanaman seperti bawang merah.</p>
<p><strong>Nilai ekonomi</strong>
Nilai ekonomi dari budi daya pisang ditinjau dari masa berbuah, masa pertumbuhan, kesuburan tanah, dan pemeliharaan.</p>
<p>Pisang mulai dapat berbuah setelah mencapai usia setahun sehingga pengembalian modal untuk budi daya menjadi lebih cepat.</p>
<p>Sementara itu, pisang menghasilkan buah dengan jumlah yang berlipat setelah mulai berbuah, Pisang dapat menghasilkan buah sebanyak tiga atau empat kali lipat dari masa berbuah pertamanya.</p>
<p>Sementara itu, kesuburan tanah di sekeliling pisang sangat cepat memburuk. Pisang harus selalu memperoleh pemeliharaan rutin. Buah pisang juga hanya dapat bertahan selama 15 hari setelah panen dan setelahnya akan mengalami pembusukan.(***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/07/25/tanaman-buah-pisang.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tanaman buah pisang]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/07/25/tanaman-buah-pisang-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tanaman buah pisang (dok. Pribadi)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Banyak Manfaat yang Diperoleh dari Mengkonsumsi Buah Sirsak, Apa Saja?</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-49053/banyak-manfaat-yang-diperoleh-dari-mengkonsumsi-buah-sirsak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jul 2022 09:11:02 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Buah Sirsak]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-49053/banyak-manfaat-yang-diperoleh-dari-mengkonsumsi-buah-sirsak</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Sirsak, nangka belanda, atau durian belanda (Annona muricata L.) adalah tumbuhan berbunga yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sirsak, nangka belanda, atau durian belanda (Annona muricata L.) adalah tumbuhan berbunga yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.</p>
<p>Di berbagai daerah Indonesia dikenal sebagai nangka sebrang, nangka landa (Jawa), nangka walanda, sirsak (Sunda), nangka buris, nangkelan, nangka englan (Madura), srikaya jawa (Bali), boh lona (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau),durian belanda (Malaysia), serta jambu landa (di Lampung), Nangko Belando (Palembang).</p>
<p>Penyebutan &#8220;belanda&#8221; dan variasinya menunjukkan bahwa sirsak (dari bahasa Belanda: zuurzak, berarti &#8220;kantung asam&#8221;) didatangkan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda ke Nusantara, yaitu pada abad ke-19, meskipun bukan berasal dari Eropa.</p>
<p>Tanaman ini ditanam secara komersial untuk diambil daging buahnya. Tumbuhan ini dapat tumbuh di sembarang tempat, paling baik ditanam di daerah yang cukup berair.</p>
<p>Sekalipun liar, tumbuhan juga butuh nutrisi, unsur Nitrogen , Phosfat dan Kalium (NPK) bisa diperoleh dari rabuk pupuk hewan maupun organik. Limbah kulit kacang, sangat dianjurkan untuk mempercepat bunga dan buah.</p>
<p>Yang paling praktis, pupuk NPK, Gandasil A (Merah) dengan cara kocor, di siram di sekitar pohon.</p>
<p>Nama sirsak sendiri berasal dari bahasa Belanda. Zuurzak. yang berarti &#8220;kantung yang asam&#8221;.</p>
<p>Tanaman ini ditanam secara komersial atau sambilan untuk diambil buahnya. Pohon sirsak memiliki model troll, dengan ketinggian 8-10 meter. di Indonesia sirsak dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 1000 m dari permukaan laut.</p>
<p>Buah sirsak tergolong ke dalam tanaman tahunan. Daun sirsak memiliki warna hijau tua dan hikau muda, dengan panjang 6-18 cm dengan lebar 3-7 cm.</p>
<p>Selain itu, daun sirsak memiliki tekstur daun yang kasar dan berbentuk bulat telur dengan lancip pendek pada bagian ujungnya serta mengkilap pada bagian atasnya.</p>
<p>Daun sirsak memiliki bau yang sangat menyengat dengan tangkai daun yang berukuran pendek, hanya 3-10 mm. Buah sirsak bukan buah sejati, yang ukurannya cukup besar hingga 20–30 cm dengan berat mencapai 2,5 kg.</p>
<p>Yang dinamakan &#8220;buah&#8221; sebenarnya adalah kumpulan buah-buah (buah agregat) dengan biji tunggal yang saling berhimpitan dan kehilangan batas antar buah. Daging buah sirsak berwarna putih dan memiliki biji berwarna hitam.</p>
<p>Buah ini sering digunakan untuk bahan baku jus minuman serta es krim. Buah sirsak mengandung banyak karbohidrat, terutama fruktosa.</p>
<p>Kandungan gizi lainnya adalah vitamin C, vitamin B1 dan vitamin B2 yang cukup banyak. Bijinya beracun, dan dapat digunakan sebagai insektisida alami, sebagaimana biji srikaya.</p>
<p>Manfaatnya dapat membunuh parasit, membersihkan pencernaan, meredakan saluran pernapasan, menghilangkan stres, kesehatan kulit, meningkatkan kekebalan tubuh.</p>
<p>Berdasarkan penelitian Dr. Jerry McLaughlin dari Purdue University dan Prof. Dr. Soelkasono Sastrodihardjo dari Departemen Biologi ITB, daun sirsak sangat ampuh digunakan untuk mengobati penyakit kanker.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/07/17/pohon-dan-buah-sirsak.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[pohon dan buah sirsak]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/07/17/pohon-dan-buah-sirsak-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[pohon dan buah sirsak]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Katanya Beracun, Ternyata Buah Maja atau Cumplung Banyak Khasiatnya</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-48399/katanya-beracun-ternyata-buah-maja-atau-cumplung-banyak-kasiatnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jun 2022 14:54:02 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Buah Maja]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Herbal Alami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-48399/katanya-beracun-ternyata-buah-maja-atau-cumplung-banyak-kasiatnya</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Banyak orang yang beranggapan bahwa Buah Maja atau di kota lain menyebutnya Berenuk, ada juga yang mengatakan Cumplung adalah buah yang tidak layak untuk dikonsumsi karena beracun.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Banyak orang yang beranggapan bahwa Buah Maja atau di kota lain menyebutnya Berenuk, ada juga yang mengatakan Cumplung adalah buah yang tidak layak untuk dikonsumsi karena beracun.</p>
<p>Bahkan apabila terdapat Pohon Maja di pekarangan Rumah atau Kebun, tidak ada orang yang ingin memetiknya.</p>
<p>Buahnya pun dibiarkan begitu saja hingga jatuh ke tanah dengan sendirinya dari pohonnya.</p>
<p>Itu karena presepsi masyarakat yang sudah melekat dan turun-temurun bahwa buah ini dianggap beracun.</p>
<p>Artikel ini ditulis bermula dari melihat tayangan video yang muncul di beranda Youtube yang mana banyak pembuat konten kuliner ekstrem demi mendapatkan subscribe.</p>
<p>Namun setelah ditelusuri dari berbagai sumber dengan seksama, ternyata kami menemukan sebuah fakta bahwa sebenarnya buah yang memiliki nama ilmiah Aegle Marmelos ini memiliki banyak manfaat dan khasiatnya.</p>
<p>Beberapa manfaat dari Buah Maja ini antaranya dapat menjadi Obat Herbal Alami sebagai Antibiotik, Meredakan Diare dan Disentri, Membantu menyembuhkan Luka, Dapat menyembuhkan gejala gatal-gatal.</p>
<p>Selain itu juga dapat dikonsumsi sebagai Obat Anti Kanker, Anti Malaria, Dapat Menurunkan Demam, Maagh, Meningkatkan Stamina dan lain sebagainya.</p>
<p>Bahkan Buah ini dipercaya dapat dikonsumsi untuk mencegah kehamilan, dengan kata lain bahwa buah Maja ini dapat menjadi obat herbal alami untuk Kontrasepsi.</p>
<p>Dibeberapa daerah mungkin saja Buah ini tidak diminati karena dianggap buah beracun, namun dibeberapa daerah lainnya justru buah ini dibudidayakan dan dipetik untuk dijual.</p>
<p>Adapun Buah Maja ini juga bisa dikonsumsi secara langsung atau dijadikan rujak dan rasanya terbilang menis.</p>
<p>Berdasarkn fakta, Ternyata Buah Maja dan Berenuk tidaklah sama, nama ilmiahnya pun bahkan berbeda, untuk Berenuk memiliki nama ilmiah Crescentia Cujete.</p>
<p>Bentuk Buah Maja agak kecil dibanding Berenuk, dan untuk membedakan mana pohon Berenuk dan mana Pohon Maja bisa dilihat dari ranting dan daunnya.</p>
<p>Untuk Maja Rantingnya Berduri, Berenuk tidak Berduri, Sedang Daun Pohon Maja bertangkai 3, Daun Berenuk Tunggal dan Oval serta Berenuk memiliki rasa yang cukup Pahit.</p>
<p>Meski demikian buah Berenuk yang asal usulnya berasal dari Amerika Tengah dan Latin ini juga dapat dimanfaatkan sebagai Obat Herbal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/06/27/Buah-Maja-atau-Cumplung-by-Pixabay.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Buah Maja atau Cumplung by Pixabay]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/06/27/Buah-Maja-atau-Cumplung-by-Pixabay-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Buah Maja atau Cumplung by Pixabay]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cara Ubah Hiburan Jadi Penghasilan Meski Rebahan, Tapi Bukan Money Game</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-43534/cara-ubah-hiburan-jadi-penghasilan-meski-rebahan-tapi-bukan-money-game</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jan 2022 04:48:36 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cuan]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Kreator]]></category>
		<category><![CDATA[Publisher]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-43534/cara-ubah-hiburan-jadi-penghasilan-meski-rebahan-tapi-bukan-money-game</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Mengubah hiburan jadi penghasilan di era teknologi sudah bukan hal yang dianggap aneh apalagi diherankan. Namun jika dengan rebahan malah jadi cuan kira-kira bisa atau Gaya Hidupmu hanya bisa menghayal?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Mengubah hiburan jadi penghasilan di era teknologi sudah bukan hal yang dianggap aneh apalagi diherankan. Namun jika dengan rebahan malah jadi cuan kira-kira bisa atau Gaya Hidupmu hanya bisa menghayal?</p>
<p>Kekinian bilamana mendengar kata: &#8220;dari Hiburan jadi Penghasilan&#8221; apalagi bisa dikerjakan dengan Rebahan, sepertinya banyak orang akan menganggap jika Anda sedang ikut suatu Investasi.</p>
<p>Yang paling populer lagi sudah menginvestasikan uang dengan nominal yang lumayan besar, malah uang tak kunjung kembali apalagi beranak pinak.</p>
<p>Salah langkah di atas biasanya terjadi karena tergiur iming-iming profit tinggi yang justru berujung scam dan jelas Money Game nya.</p>
<p>Jadi, fenomena di atas tidak berkaitan dengan apa yang akan Cilacap.info bahas yakni mengenai dapat Cuan dari hanya sekedar Hiburan.</p>
<p>Dari Hiburan jadi Penghasilan sangat mungkin sekali misalnya dengan membuat channel youtube, monetize video facebook, menjadi konten kreator, dan membuat website.</p>
<p>Bahkan semua hal itu bisa dilakukan atau dikerjakan meski sambil rebahan, namun bukan berarti tidak berusaha dan tidak melakukan apa-apa.</p>
<p>1. Membuat Channel Youtube</p>
<p>Membuat Channel Youtube agar ramai dan jadi Cuan juga ada kiatnya, mulai dari mempersiapkan bahan dan memikirkan topik apa yang akan dibuat.</p>
<p>Kemudian yang tak kalah penting adalah Fokus dan Konsisten pada topik dan kategori tersebut agar relevant, unik dan tidak gado-gado (campur aduk) supaya sesuai dengan minat pengunjung dan yang mengikuti.</p>
<p>Serta yang pasti butuh kreativitas dan kerja keras untuk mengedit video dan mengumpulkan bahan agar menjadi sebuah video yang unik khas buatan anda, sehingga tidak terkena peringatan Hak Cipta oleh Youtube.</p>
<p>Adapun cara membuat akun Youtube sangatlah mudah, mungkin tanpa kami menjelaskan caranya banyak orang yang sudah tau.</p>
<p>Sebab Akun Youtube bisa dibuat dengan memiliki akun Google Mail (Gmail) ditambah lagi pengguna smartphone Android cukup besar, yang mana Smartphone ini menyarankan penggunanya untuk membuat email google, sehingga cukup mudah.</p>
<p>2. Monetize Video Facebook</p>
<p>Tak hanya Youtube yang bisa menghasilkan, Platform Media Sosial satu ini juga bisa jadi cuan buat Anda. Pasalnya diketahui bahwa Facebook merupakan pesaing Google yang pada Platformnya itu juga telah dikembangkan sedemikian canggih.</p>
<p>Adapun cara untuk memonetize video di Facebook, syaratnya anda harus membuat halaman (Fanpage), kemudian bangun pemirsa dengan jangkauan yang bagus agar laman anda diikuti oleh banyak orang.</p>
<p>Jika sudah ada 10.000 pengikut, Anda bisa melakukan Monetize Fanpage Anda.</p>
<p>3. Menjadi Content Creator</p>
<p>Jika anda bisa membuat video yang unik, tulisan yang bagus dan menarik, tidak ada salahnya mencoba untuk menjadi Content Creator.</p>
<p>Bahkan Kekinian, banyak perusahaan yang juga membutuhkan peran Content Creator agar dapat meningkatkan jangkauan pemirsa di dunia maya.</p>
<p>4. Membuat Website</p>
<p>Membuat Website itu bisa dikatakan mudah, jika tidak bisa membuatnya sendiri bisa membuatnya melalui jasa pembuatan website.</p>
<p>Diketahui, Website juga ada yang gratis seperti halnya membuat web/blog pada Blogger/Blogspot.</p>
<p>Tapi jika ingin membuat Website yang menarik dengan domain sendiri, bisa dengan membelinya di penyedia layanan tersebut.</p>
<p>Domain memiliki masa habis atau berlaku yang umumnya diketahui minimal 1 tahun dan bisa juga membelinya dalam jangka waktu 5 tahun.</p>
<p>Jadi 1 tahun ini merupakan waktu yang cukup untuk menjadikan websitenya cuan dengan memperhatikan minat pembaca agar websitenya dikunjungi.</p>
<p>Yang pasti usahakan websitenya selalu update, unik, menarik dan konsisten. Bahkan untuk mempublish nya anda bisa melakukannya diwaktu luang, sehingga tidak mengganggu kesibukan yang anda jalani.</p>
<p>Bukan mustahil jika anda konsisten kemudian ada yang menawarkan konten/artikel promosi di website anda dan anda dibayar.</p>
<p>Tak hanya itu, Website juga bisa di monetize dengan Google Adsense dan lainnya. Sehingga bisa jadi dengan anda memiliki website bisa jadi penghasilan sampingan.</p>
<p>Yang lebih Cuan lagi yakni bilamana anda bisa membuat website untuk orang lain dan dibayar.</p>
<p>Sampai di sini penjelasan mengenai cara mengubah hiburan jadi penghasilan yang mungkin bisa anda coba untuk memperoleh penghasilan dari Internet.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-uang-rupiah-by-pixabay.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="853">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi uang rupiah by pixabay]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-uang-rupiah-by-pixabay-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi uang rupiah by pixabay]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Nur Aini, Sosok Mahasiswi Pemanggul Semen Yang Bikin Pria Meleleh</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-43037/nur-aini-sosok-mahasiswi-pemanggul-semen-yang-bikin-pria-meleleh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2022 03:15:11 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Nur Aini]]></category>
		<category><![CDATA[Pinrang]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-43037/nur-aini-sosok-mahasiswi-pemanggul-semen-yang-bikin-pria-meleleh</guid>

					<description><![CDATA[PINRANG,  aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Cantik dan tidak gengsi meskipun ia telah menjadi mahasiswi dialah Nur Aini, sosok wanita yang tengah ramai diperbincangkan di Media Sosial belakangan ini.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PINRANG</strong>, <a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Cantik dan tidak gengsi meskipun ia telah menjadi mahasiswi dialah Nur Aini, sosok wanita yang tengah ramai diperbincangkan di Media Sosial belakangan ini.</p>
<p>Wanita Cantik berusia 21 tahun yang kini tengah menginjak bangku kuliah 4 semester di Universitas Negeri Makassar itu kedapatan sering memanggul semen manakala libur kuliahnya.</p>
<p>Ternyata apa yang dilakukan Nur Aini itu bukan hanya sebatas pencitraan yang dilakukan sesaat untuk mencari kepopuleran di media sosial. Melainkan pekerjaan itu sudah ia geluti sejak ia duduk di bangku SMP.</p>
<p>Gadis cantik berkerudung nan manis ini mengaku tak malu melakukan pekerjaan tersebut, ia justru mensyukurinya.</p>
<p>Adapun dari hasil keringat dan jerih payahnya itu sebagian ia sisihkan untuk biaya Kuliah dan sebagian lagi diberikan kepada Orang Tuanya.</p>
<p>Kemandirian Nur Aini lantas mendapat respon positif oleh pengguna Media Sosial usai unggahannya di TikTok viral.</p>
<p>Pemilik akun Tiktok ainhy0507 itu awalnya menggungah video manakala ia sedang memanggul semen 1 sak (50 kg) lantaran banyak yang tidak percaya dengan aktivitasnya selain Kuloah.</p>
<p>Terlihat komentar Nur Aini dalam video yang diunggah dan menjadi viral, kalau wanita pemaggul semen itu memang dirinya.</p>
<p>&#8220;Gak percaya saya itu bukan mbknya.&#8221; Balas Nur Aini kepada pemilik akun unyil_602.</p>
<p>Tak hanya itu, wanita asal Desa Mattrio Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang tersebut juga menuliskan status meskipun hanya buruh angkut semen, namun jika diajak jalan tidak malu-maluin.</p>
<p>&#8220;Cuman buruh semen, tapi kalau diajak jalan gak malu-maluin dong,&#8221; Candanya ringan.</p>
<p>Tak hanya itu, Belakangan ini ia juga diketahui sebagai seorang Atlet Silat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Mahasiswi-Cantik-Pemanggul-Semen-Nur-Aini.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Mahasiswi Cantik Pemanggul Semen Nur Aini]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Mahasiswi-Cantik-Pemanggul-Semen-Nur-Aini-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Mahasiswi Cantik Pemanggul Semen Nur Aini]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Sehat Kenapa Tidak, Ini Minuman Buka Puasa Adon-adon Coro</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-38126/sehat-kenapa-tidak-ini-minuman-buka-puasa-adon-adon-coro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2021 21:35:46 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Buka Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Khas Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-38126/sehat-kenapa-tidak-ini-minuman-buka-puasa-adon-adon-coro</guid>

					<description><![CDATA[JEPARA,  aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Mendengar nama minuman ini (Adon-adon Coro) mungkin siapa saja yang belum mengetahuinya bakal dibuat begidig, namun itu hanya namanya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEPARA, <a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Mendengar nama minuman ini (Adon-adon Coro) mungkin siapa saja yang belum mengetahuinya bakal dibuat begidig, namun itu hanya namanya.</p>
<p>Meski agak aneh didengar, jangan salah bahwa minuman asal Jepara, Jawa Tengah (jateng) ini menyehatkan, buat badan anget apalagi di cuaca sore yang disambut Hujan.</p>
<p>Di Wilayah Cilacap beberapa pekan terakhir ini, bahwa sore hari diguyur hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang.</p>
<p>Untuk menjaga tubuh tetap sehat di cuaca seperti ini, sehingga dapat menjalankan Salat Tarawih di Musala maka perlu untuk menjaga tubuh kita.</p>
<p>Oleh sebab itu maka minuman &#8220;adon-adon coro&#8221; bisa anda buat untuk minuman buka puasa yang menyehatkan.</p>
<p>Pasalnya minuman ini dibuat dengan campuran rempah-rempah seperti Pandan, Merica Bubuk, Kayu Manis, Cengkih, Lengkuas, Santan, Jahe, Gula Merah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Minuman-asal-Jepara-Adon-Adon-Coro.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Minuman asal Jepara Adon Adon Coro]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Minuman-asal-Jepara-Adon-Adon-Coro-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Minuman asal Jepara Adon Adon Coro]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cara Membasmi Bribik Kayu atau Teter</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-35727/cara-membasmi-beribik-kayu-atau-teter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2021 16:44:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basmi Teter]]></category>
		<category><![CDATA[Furniture]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Perabot Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Teter Kayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-35727/cara-membasmi-beribik-kayu-atau-teter</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Siapa yang tidak kesal jika meja di rumah, kursi, almari dimakan hewan yang orang jawa bilang beribik atau teter kayu (Inggris: Powderpost Beetle, Ilmiah: Lyctinae). Bahkan hewan kecil itu dapat mengakibatkan furniture dalam rumah menjadi berlubang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Siapa yang tidak kesal jika meja di rumah, kursi, almari dimakan hewan yang orang jawa bilang beribik atau teter kayu (Inggris: Powderpost Beetle, Ilmiah: Lyctinae). Bahkan hewan kecil itu dapat mengakibatkan furniture dalam rumah menjadi berlubang.</p>
<p>Ciri khas Furniture kayu dalam rumah yang dimakan hewan sejenis kumbang ini, yakni meninggalkan bekas berwarna putih bulat dan kecil atau seperti bubuk.</p>
<p>Kumbang ini tergolong bandel dan akan tetap menggerogoti kayu-kayu walau telah disemprotkan cairan pemutih, atau pembersih lantai. Hal itu tidak efektif untuk membasmi dan tak akan mempan pada hewan satu ini, pasalnya ketika dicoba, selang 3 hari serbuk kayu masih tetap ada yang bersumber dari lubang yang sama.</p>
<p>Itu artinya kumbang kayu bernama beribig ini tidak mati dan tidak mempan dengan zat kimia seperti pemutih atau pembersih lantai.</p>
<p>Kumbang kecil ini perlu ditangani dengan serius, pasalnya dapat mengakibatkan furniture menjadi berlubang yang lama- Kelamaan jika dibiarkan, kayu akan menjadi keropos.</p>
<p>Jika sudah keropos parah maka tidak ada cara lain untuk memperbaikinya terkecuali menambalnya dengan serbuk kayu yang diberikan lem.</p>
<p>Teter atau Bribik melakukan pengeboran kayu yakni untuk menjadikanya tempat bertelur dan menetaskan telurnya.</p>
<p>Biasanya media kayu yang jadi keganasannya yakni kayu yang usianya masih muda dan tidaklah keras, kemudian tempat atau rumahnya dalam keadaan sejuk.</p>
<p>Adapun Cara membasmi beribik dan membunuhnya yakni dengan cara menyemprotkan Pestisida, setelah itu, tembel kayu berlubang dan selanjutnya oleskan Oli yang dicampurkan dengan Solar.</p>
<p>Siapa sangka jika bahan yang mudah terbakar seperti Oli dan Solar dapat membunuh serangga atau kumbang pemakan kayu. Selain itu juga dapat membuat kayu menjadi awet.</p>
<p>Caranya pun terbilang tidaklah sulit, yakni bisa campurkan oli bekas dengan solar dalam perbandingan 1:1 dan selanjutnya oleskan pada kayu dengan kuas.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-teter-kayu.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi teter kayu]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-teter-kayu-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi teter kayu]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
