<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Kisah &#8211; Life Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://life.cilacap.info/tag/kisah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://life.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jan 2024 01:22:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/life/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Kisah &#8211; Life Cilacap.info</title>
<link>https://life.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Lifestyle</description>
</image>
	<item>
		<title>Memahami Makna Dibalik &#8220;Gitu Aja Kok Repot&#8221;-nya Gus Dur</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-51947/memahami-makna-dibalik-gitu-aja-kok-repot-nya-gus-dur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Mar 2023 07:06:07 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Dur]]></category>
		<category><![CDATA[Gusdurian]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-51947/memahami-makna-dibalik-gitu-aja-kok-repot-nya-gus-dur</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; &#8220;Gitu aja kok repot!&#8221; Sebuah kalimat sederhana namun amat kuat. Kalimat itu melekat pada Presiden keempat Republik Indonesia: Abdurrahman Wahid (Gus Dur).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; <strong>&#8220;Gitu aja kok repot!&#8221;</strong> Sebuah kalimat sederhana namun amat kuat. Kalimat itu melekat pada Presiden keempat Republik Indonesia: Abdurrahman Wahid (Gus Dur).</p>
<p>Namun, banyak yang gagal paham dalam mempersepsikan ungkapan itu. Tak sedikit yang menganggap bahwa pernyataan itu mengesankan Gus Dur sebagai pemimpin yang menyepelekan masalah.</p>
<p>Menurut salah satu ajudan Gus Dur, Munib Huda Muhammad, kalimat &#8220;gitu aja kok repot&#8221; kerap dilontarkan jauh sebelum Gus Dur menjadi presiden.</p>
<p>Munib merupakan salah satu orang dekat Gus Dur yang acap mendampingi beliau. Bahkan, dia juga nyantri di Pondok Ciganjur sejak awal 1998 lalu.</p>
<p>&#8220;Kalimat itu sering diungkapkan Gus Dur dalam pidato dan saat bertemu dengan orang lain. Lalu, semakin meluas dan viral karena kerap dikutip oleh media massa. Ungkapan itu tidak di-setting, itu keluar spontan dari beliau,&#8221; ujar Munib.</p>
<p>Selain itu, ungkapan itu juga bermakna bentuk kepasrahan kepada Allah SWT. Sebab, yang mengatur semua yang terjadi di dunia hanya Tuhan.</p>
<p>&#8220;Jadi, ini ungkapan tasawuf yang diyakini betul. Makanya enak betul Gus Dur hidupnya, melihat semuanya serba ringan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sementara itu, putri Gus Dur, Zanuba Arifah Chafsoh alias Yenny Wahid, menyebut ungkapan itu berasal dari ilmu fikih, yakni dari kosa kata arab &#8220;Yassir wala Tu&#8217;assir&#8221; yang artinya permudah dan jangan dipersulit.</p>
<p>Karenanya, menurut Yenny, ayahnya tidak pernah mempersulit segala urusan. Semua orang yang mengalami kesulitan dan datang ke Gus Dur akan selalu dibantu.</p>
<p>Gus Dur tidak pernah memandang latar belakang, suku, ras, agama, dan golongan.</p>
<p>Lebih jauh kalimat tersebut bisa juga bermakna: Permudahlah, jangan dipersulit, berilah kabar gembira, jangan ditakut-takuti.</p>
<p>Salah satu contohnya manakala sebelum Gus Dur dijatuhkan dari kursi kepresidenan, ada beberapa sahabat Gus Dur datang ke istana memberi saran kepada beliau supaya mundur dari jabatan presiden. Saat itu Yenny khawatir Gus Dur akan marah.</p>
<p>Mendengar saran agar mundur, ternyata Gus Dur tidak marah, padahal situasi ketika itu sangat panas. Beliau malah sempat menanggapinya dengan santai dan bergurau.</p>
<p>&#8220;Lha Maju saja dituntun kok disuruh mundur?&#8221; ujar Gus Dur yang disambut tawa renyah kawan-kawan di sekelilingnya.</p>
<p>Wallahu a’lam bish-shawabi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/03/03/Gus-Dur-gitu-aja-kok-repot.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Gus Dur gitu aja kok repot]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/03/03/Gus-Dur-gitu-aja-kok-repot-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Gus Dur gitu aja kok repot]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cerita Rakyat: Napak Tilas Patih Damarwulan</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-43089/cerita-rakyat-napak-tilas-patih-damarwulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2022 14:54:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Gandrungmangu]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-43089/cerita-rakyat-napak-tilas-patih-damarwulan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Napak tilas yaitu sebuah kegiatan berjalan kaki dengan menelusuri jalan yang pernah dilalui oleh seorang, pasukan, dan sebagaimana untuk mengenang perjalanan pada masa perang atau sejarah masa lalu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Napak tilas yaitu sebuah kegiatan berjalan kaki dengan menelusuri jalan yang pernah dilalui oleh seorang, pasukan, dan sebagaimana untuk mengenang perjalanan pada masa perang atau sejarah masa lalu.</p>
<p>Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan napak tilas sendiri yaitu sebagai cara memperingati sekaligus menyemarakan peringatan kegiatan penting dalam sejarah para pendahulu. Tujuan lain yaitu untuk menumbuh kembangkan nilai – nilai patriotism dan cinta budaya bagi seluruh individu yang melakukan napak tilas tersebut.</p>
<p>Sebuah tempat di ujung barat cilacap tepatnya yang terletak di Desa Karanganyar, Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap terdapat makan petilasan kuno konon ceritanya seorang Patih Damarwulan menempati tempat panembahan tersebut.</p>
<p>Tampat yang terbilang keramat merupakan bekas Napak tilas pertapaan Patih Damarwulan dan tempat itu terbilang mistis dan masyarakat setempat mempercayainya sebagai makam keramat yang sakti untuk pemujaan keinginan pada warga desa.</p>
<p>Menurut juru kuncen napak tilas panembahan Damarwulan merupakan makam seorang wali atau patih Damarwulan. Patih Damarwulan adalah tukang rumput Patih Loh Gender dari Majapahit. Namun, karena kepandaiannya ia akhirnya diangkat oleh Patih Loh Gender menjadi patih kerajaan Majapahit. </p>
<p>Pada suatu waktu, ia mendapat tugas dari Ratu Kencana Wungu, untuk menyamar dan membantu majapahit untuk mengalahkan Menak Jinggo. Dengan bantuan dari paraselir Menak Jinggo yang terpikat pada ketampanan dan kepandaian Damarwulan,akhirnya Damarwulan berhasil mengalahkan Menak Jinggo.</p>
<p>Setelah itu Patih Damarwulan mengajak para selir tersebut untuk ikut dengannya ke Majapahit. Damarwulan kembali ke Majapahit, lalu menikah dengan Ratu KencanaWungu. Tidak diketahui alasan mengapa Damarwulan mati dan mengapa makamnya ada di Desa Karanganyar Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Tidak dapat dipastikan pula apakah itu benar makam Damarwulan atau bukan. Karena sepengetahuan juru kuncen, bukit tersebuthanyalah berisi tanah yang kosong. Namun, pernah ada orang yang mengaku mendapat tugas dari Ratu Solo untuk membuat makam di bukit panembahan tersebut. Makam tersebut sebagai simbol bahwa yang di makamkan di sana adalah makam Patih Damarwulan.</p>
<p>Cerita pasti mengenai Bukit Panembahan Damarwulan sebenarnya juru kuncen tempat tersebut juga kurang mengetahui secara rinci, dikarenakan dari kuncen – kuncen sebelumnyapun tidak memberitahu secara runtut peristiwa terbentuknya tempat tersebut. </p>
<p>Kesaktian dari Bukit Panembahan Damarwulan juga telah dibuktikan oleh beberapa orang. Mayarakat yang datang ke Bukit Panembahan ini bertujuan meminta sesuatu dan mereka berkeyakinan akan dikabulkannya permintaan mereka oleh makam panembahan tersebut.</p>
<p>Cerita kemujaraban Bukit ini berkembang begitu pesatnya sehingga sejak saat itu banyak orang yang datang ke Bukit Panembahan Damarwulan untuk meminta agar keinginannya dapat terkabulkan dan impiannya dapat mereka dapatkan.</p>
<p>Dalam beredar luasnya cerita – cerita mengenai Panembahan Damarwulan tidak terdapat syarat – syarat khusus dan pantangan yang harus dilakukan. Begitu pula dengan situasinya, tidak harus dalam situasi tertentu. Namun, jika ingin pergi ke bukit Panembahan Damarwulan ada waktu tertentu dan juga syarat yang harus dilakukan.</p>
<p>Hari yang dperbolehkan untuk mengunjungi tempat ini yaitu hari Senin Wage, Selasa Kliwon, Kamis Wage, dan Jumat Kliwon. Dan syarat yang harus dipenuhi adalah membawa menyan atau dupa dan juga kembang telon (bungan untuk sesajen). Pada saat di Bukit Panembahan Damarwulan, tidak dapat langsung masuk ke dalam makan namun juru kuncen harus izin terlebih dahulu pada makam tersebut. </p>
<p>Mayarakat sekitar percaya terhadap cerita Bukit Panembahan Damarwulan dan merekapun percaya dengan kesaktian serta kekuatannya. Pada saat ini juga, apabila terdapat pemilihan lurah ataupun kades. Biasanya calon – calon lurah akan datang ke Bukit Panembahan Damarwulan untuk meminta agar dirinya yang terpilih menjadi luring di daerah tersebut.</p>
<p>Bukan hanya itu untuk pasangan suami istri yang mana belum dikaruniai keturunan biasanya mereka juga akan datang dan meminta petunjuk melalui perantara Bukit Panembahan Damarwulan. Sampai saat ini masyarakat tidak ada yang berani mengusik tempat tersebut dan mereka bersama – sama menjaga kesakralan serta kelestarian Bukit Panembahan Damarwulan.</p>
<h2>Letak Tempat</h2>
<p>Cerita Rakyat ini berasal dari desa Karanganyar, kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, provinsi Jawa Tengah.</p>
<p><strong>Profil Penulis</strong></p>
<p>Dewi Suci Lestari, Cilacap, 09 Juni 2001. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Berdomisili di desa Pengampiran RT 05 RW 02, Kec. Gandrungmangu, Kab. Cilacap, Jawa Tengah. HP 088806690133. dewisuculstr[a]gmail.com</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Napak-Tilas-Patih-Damarwulan-di-Gandrungmangu-Cilacap.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Napak Tilas Patih Damarwulan di Gandrungmangu Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Napak-Tilas-Patih-Damarwulan-di-Gandrungmangu-Cilacap-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Napak Tilas Patih Damarwulan di Gandrungmangu CilacapNapak Tilas Patih Damarwulan di Gandrungmangu Cilacap (foto: Dewi Suci Lestari)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kisah Sumber Pengantin Dekat Kawah Ijen dan Kebon Kopi di Banyuwangi</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-17871/kisah-sumber-pengantin-dekat-kawah-ijen-dan-kebon-kopi-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2019 05:32:47 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-17871/kisah-sumber-pengantin-dekat-kawah-ijen-dan-kebon-kopi-di-banyuwangi</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Lagi viral KKN di Desa Penari beberapa minggu ini, dari trendingnya kisah tersebut, masyarakat, vlogger atau youtuber saling explore. Tak kalah juga Blogger, Media Online ikut mengulik dugaan lokasi yang ada di cerita tersebut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Lagi viral KKN di Desa Penari beberapa minggu ini, dari trendingnya kisah tersebut, masyarakat, vlogger atau youtuber saling explore. Tak kalah juga Blogger, Media Online ikut mengulik dugaan lokasi yang ada di cerita tersebut.</p>
<p>Kali ini, <a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; mencoba ikut menelusuri juga, namun tidak terkait dugaan lokasi Desa yang ditulis oleh SimpleMan.</p>
<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; hanya mencoba mengexplore Sumber Pengantin sebuah tempat yang kerap dikunjungi banyak orang. Dan sekali lagi tidak menduga bahwa ini lokasinya hanya sekedar explore destinasi wisata di banyuwangi.</p>
<p>Sepertinya menarik, maka tidak ada salahnya kan untuk diexplore kembali ya meskipun bersumber dari youtuber.</p>
<p>O&#8217;iya Sumber yang dimaksud bisa dikatakan dengan istilah kata orang banyumasan (Tuk Banyu, red:Sumber mata air). Sedangkan bisa dinamakan Pengantin sebab terdapat dua sumber mata air.</p>
<p>Sumber Pengantin di Banyuwangi ini cukup unik, dan untuk melewatinya juga akan dijumpai kebun kopi. Lokasinya terlihat serem di tengah alas (hutan), di cek lokasi di google map dekat dengan Kawah Ijen dan agak jauh dari gunung raung.</p>
<p>Dikutip dari deskripsi video Youtube pemilik akun setyo prayogi 4092, bahwa sumber pengantin ini terletak di Dusun Tretes, Desa Telmung Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.</p>
<h2>Mitos Sumber Pengantin</h2>
<p>Sumber Pengantin tersebut menurut akun youtube setyo prayogi 4092 menyimpan cerita (kisah) mistis nan unik. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat setempat, dua sumber air itu akan berhenti mengeluarkan air jika lokasi sekitar mata air dipakai untuk kegiatan mesum.</p>
<p>Menurut salah satu sesepuh setempat, mata air Pengantin diberi nama sumber pengantin karena dua titik sumber airnya berdampingan.</p>
<p>&#8220;Jadi, Pada tahun 1986 hingga 1987, Mata Air Pengantin pernah tidak mengeluarkan air sama sekali. Disini tidak boleh ada orang yang melakukan pacaran. Apalagi berbuat mesum, sebab secara otomatis sumbernya akan mati.&#8221; kata sesepuh seperti yang ditulis akun tersebut.</p>
<p>Meski Mata Air Pengantin pernah marah, namun rupanya masih ada juga yang berbuat asusila disekitarnya. Bahkan kali ini bukan hanya pancaran mata air yang berhenti total. Tapi aliran sungainya juga turut mati hingga beberapa tahun.</p>
<p>Kini, Mata Air Pengantin menjadi sumber kehidupan puluhan Kepala Keluarga (KK) di sana. Aliran airnya dialirkan melalui jaringan pipa ke permukiman. Namun lebih banyak yang suka langsung datang ke mata air itu berada.</p>
<p>&#8220;Banyak yang datang kesini hanya untuk mandi atau sekedar cuci muka. Katanya biar terlihat awet muda.&#8221; tulis youtuber satu ini.</p>
<p>&#8220;Warga setempat juga bersama-sama menjaga mata air sumber kehidupan mereka. Setiap ada warga dari luar yang berkeliaran di sekitar mata air Pengantin akan diawasi. Terlebih jika pasangan laki-laki dan perempuan.&#8221; Tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
