<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Liputan Islam &#8211; Life Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://life.cilacap.info/tag/liputan-islam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://life.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 May 2021 21:41:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/life/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Liputan Islam &#8211; Life Cilacap.info</title>
<link>https://life.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Lifestyle</description>
</image>
	<item>
		<title>Memaknai Arti dari Idul Fitri</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-38622/memaknai-arti-dari-idul-fitri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 May 2021 21:41:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-38622/memaknai-arti-dari-idul-fitri</guid>

					<description><![CDATA[Ahamdulillah. Sekarang kita sudah menyelesaikan perintah menunaikan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh dengan masih diberi kesehatan dan semoga Alloh SWT tetap senantiasa memberikan umur kita yang panjang serta badan yang sehat, dengan tetap diberi kekuatan iman, Islam dan takwa sehingga dapat bisa menunaikan ibadah puasa kembali pada masa yang akan datang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ahamdulillah. Sekarang kita sudah menyelesaikan perintah menunaikan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh dengan masih diberi kesehatan dan semoga Alloh SWT tetap senantiasa memberikan umur kita yang panjang serta badan yang sehat, dengan tetap diberi kekuatan iman, Islam dan takwa sehingga dapat bisa menunaikan ibadah puasa kembali pada masa yang akan datang.</p>
<p>Sekarang kita akan memasuki waktu bulan Syawal, bulan yang tepat untuk mengisi halal bi halal, sesuai sabda Nabi SAW: Man qooma romadhona imaanan wahtisabn ghufiro lahu ma taqoddama min danbihi&#8221;. yang artinya, &#8220;Siapa saja orang giat beribadah ramadhan kanthi iman dan hanya berharap pahala karena Allah, maka orang tersebut akan diampuni dosa-dosa nya pada masa lampau.&#8221;</p>
<p>Karena itu pada kesempatan bulan Syawal atau bulan Idul Fitri pada tahun ini mari kita manfaatkan sebaik-baiknya kesempatan bulan ini untuk berhalal bi halal dengan keluarga, teman dan tetangga serta kepada orang yang lebih tua. Mari kita memohon halal bi halal dan mohon ridha terhadap hak anak adam atau hubungan sesama.</p>
<p>Nabi Muhammad bersabda: Man ahabba anyus satholahu fi rizqihi wayuntsaa a lahu fi atsarihi falyasil rohimahu&#8221;. yang artinya, &#8220;Siapa saja orang yang senang dan melapangkan urusan rizqi orang lain maka akan dipanjangkan umurnya dan ditambah sanak keluarganya. (HR Muslim).</p>
<p>Jadi jelaslah tujuan diadakannya idul fitri yang sudah mentradisi tidak saja di Indonesia namun oleh umat Islam seluruh dunia tujuannya adalah untuk saling memaafkan, menghilangkan rasa permusuhan dan menyambung tali silaturahmi. Tetap kendati tiap tahun diadakan dirayakan masih sering kita jumpai rasa saling bermusuhan di antara manusia. Ketika bulan Ramadhan berlalu, kesalihan umat islam kembali tereduksi atau makin terkikis.</p>
<p>Rasa dendam, iri dan dengki kembali merasuki jiwa manusia. Kesadaran sosial semakin bekurang. Kemungkaran dan kemaksiatan menyebar di mana-mana. Padahal hakikat idul fitri hakikat hari raya idul fitri sebenarnya adalah mengembalikan manusia pada fitrahnya.Yaitu manusia yang beriman dan berserah diri kepada Allah SWT.
Nampaknya, nilai-nilai yang terkandung di dalam hari raya idul fitri belum terlaksana dengan baik. Oleh karena itu sudah saatnya kita merenungi akan hakikat dan makna idul fitri yang sebenarnya. Hari Raya Idul Fitri adalah momen paling tepat untuk membersihkan jiwa dari segala dosa.</p>
<p>Hakikat Idul Fitri adalah mengembalikan manusia pada fitrahnya. Sebagimana Sabda Rasulullah SAW: &#8220;Setiap manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci). Akan tetapi orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nashrani dan Majusi.&#8221;(HR Bukhari).</p>
<p>Allah SWT juga berfirman: &#8220;Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah): (tetapkanlah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu, tidak ada perubahan pada fitrah Allah.Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.&#8221; (QS Ar-Rum: 30).</p>
<p>Agar hari raya Idul Fitri lebih bermakna bagi kita maka setidaknya ada dua hal yang harus diperhatikan. Pertama, meluruskan kembali arti silaturahmi. Silaturahmi bukan sekedar saling bersalaman dan saling menziarahi. Tetapi, harus ada komitmen untuk saling melupakan rasa permusuhan dan membuka lembaran baru untuk saling memaafkan dan berkasih sayang.</p>
<p>Rasulullah SAW bersabda,&#8221; Bukanlah menyambung (tali silaturahmi) itu dengan saling membalas (mengunjungi), akan tetapi orang yang menyambung (tali silaturahmi) adalah apabila terputus kerabatnya, dia segera menyambungnya. (HR Turmudzi).</p>
<p>Kedua, melekstarikan hikmah-hikmah puasa Ramadhan. Kita semua tentu mengetahui hikmah dan keutamaan Ramadhan, akan tetapi tidak banyak setelah Ramadhan berakhir. Kebanyakan kaum muslimin yang aktif dan rajin shalat berjamaah, bersedekah, tadarus Al Quran, mendengarkan ceramah agama dan rajin ke masjid selama sebulan Ramadhan. Namun ketika Ramadhan berakhir, mereka berubah seperti semula.</p>
<p>Oleh karena itu, Ramadhan dapat dijadikan untuk memperkuat pribadi dan karakter kaum muslimin yang sehat, tangguh dan sabar serta kembali ke fitrah manusia yakni manusia-manusia yang cinta damai, sabar, ikhlas, jujur dan muara akhirnya adalah menjadi manusia yang beriman dan bertakwa di hadapan Allah SWT.</p>
<p>Sebagaimana firman Allah SWT: &#8220;Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu menjadi orang yang taqwa. (QS Al Baqarah:183).</p>
<p>Bulan Ramadhan adalah bulan ketika kesabaran kaum muslimin diuji. Salah satu itibar atau pelajaran kesabaran adalah dengan membaca kisah-kisah kesabaran para nabi dan Rasulullah.</p>
<p>Kesabaran yang timpakan kepada para Nabi dapat diambil hikmahnya dan dicontoh dalam menghadapi obaan Tuhan dan juga gangguan oleh para musuh Nabi. Dengan berpuasa, kesabaran kita asah sehingga ketika menghadapi cobaan dan duri onak kehidupan kita semakin tegar dan bersabar dalam menghadapinya.</p>
<p>Oleh karena itu setelah ramadhan berakhir, aktivitas-aktivitas ibadah yang positif dilakukan selama bulan Ramadhan harus tetap dilestarikan setelah bulan Ramadhan. Diantara hikmah puasa yang menjadi prioritas yang dilakukan saat ini adalah menanamkan jiwa sosial terhadap kaum fakir miskin.</p>
<p>Selama bulan Ramadhan kita diperintah untuk memperbanyak sedekah kepada kaum fakir miskin dan juga diperintah untuk mengeluarkan zakat fitrah yang kesemuanya itu merupakan manifestasi dari jiwa sosial kita kepada fakir miskin.</p>
<p>Bersedekah dan mengeluarkan zakat bisa mempersempit jurang sosial antara kaya dan orang miskin. Tidak selayaknya bila di hari raya kita bersenang-senang, bersuka ria bersama sementara tetangga kanan kiri kita hidup menderita serta serba kekurangan. di hari yang fitri ini, mari kita saling bermaaf-maafan, bersilaturahmi, berziarah kepada orang tua, guru, teman dan sanak saudara.</p>
<p>Lupakan rasa permusuhan di antara kita.
Mari kita pererat tali persaudaraan umat Islam. Hilangkan segala perselisihan dan kesalahpahaman, lalu kita buka lembaran baru dengan saling pengertian dan kasih sayang. Sehingga hari raya Idul Fitri ini yang kita rayakan lebih terasa dan bermakna bagi kita semua.</p>
<p>Semoga Allah SWT menjadikan kita bagian dari orang-orang kembali (&#8220;idul) kepada kesucian (fitrah) serta tergolong menjadi orang-orang yang menang dari melawan hawa nafsu dan memperoleh ridha Allah SWT —dimana kita berhasil menundukan hawa nafsu yang bersemayam dalam diri kita—.Taqabalallahu minna wa minkum, minnal &#8220;˜aidzin wal faizin. Mohon maaf lahir bathin.(*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-salat-eid.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="853">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi salat eid]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-salat-eid-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi salat eid]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Hikmah Dibalik Zakat Fitrah</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-38619/ini-dia-hikmah-dibalik-zakat-fitrah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 May 2021 21:30:26 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Berita Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim Zone]]></category>
		<category><![CDATA[Zakat Fitrah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-38619/ini-dia-hikmah-dibalik-zakat-fitrah</guid>

					<description><![CDATA[Puji dan syukur bagi Allah yang telah memberikan kekuatan lahir dan batin, sehingga kita telah dapat menyelesaikan tugas berat sebulan lamanya yakni puasa Ramadhan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Puji dan syukur bagi Allah yang telah memberikan kekuatan lahir dan batin, sehingga kita telah dapat menyelesaikan tugas berat sebulan lamanya yakni puasa Ramadhan.</p>
<p>Setelah dalam satu bulan penuh kita menunaikan ibadah puasa, kini tibalah saatnya hari Raya Fitri, hari yang penuh kebahagiaan, kebahagiaan untuk kita, dan untuk semua umat Islam yang telah memenuhi kewajibannya berpuasa pada bulan Ramadlan.</p>
<p>Apabila orang-orang itu telah selesai berpuasa pada bulan Ramadlan lalu keluar menuju (shalat)hari raya mereka, maka Allah Taala berfirman :</p>
<p>&#8220;Wahai Malaikat-Malaikat-Ku, setiap yang beramal tentu mengharap/meminta pahalanya, dan sekarang hamba-hamba-Ku yang telah berpuasa sebulan dan keluar menuju (shalat) hari raya, juga meminta pahala mereka, maka saksikanlah olehmu seka lian bahwa Aku benar telah mengampuni mereka&#8221;.</p>
<p>Kemudian suatu panggilan memanggil; &#8220;Hai umat Muhammad!, kembalilah kalian ke rumah kalian masing-masing, sesungguhnya kesalahan-kesalahan kalian telah diganti dengan kebajikan&#8221;.</p>
<p>Lalu Allah Taala berfirman; &#8220;Wahai hamba-hamba-Ku, kalian telah berpuasa untuk-Ku, dan telah berbuka untuk-Ku, maka bangkitlah kalian dalam keadaan telah mendapatkan ampunan&#8221;.</p>
<p>Hari RayaIdul Fitri adalah sebagai hari kembalinya kaum Muslimin kepada kesuciannya, maka pada hari itulah Allah Swt. telah memerintahkan kepada kita untuk mengeluarkan zakat fitrah, yakni zakat pribadi.</p>
<p>Zakat fitrah yang berupa bahan makanan pokok penduduk masing-masing daerah, telah ditentukan banyaknya dalam Islam.
Tentang banyaknya zakat fitrah ini, Ibnu Umar telah meriwayatkan yang berasal dari Rasulullah Saw :</p>
<p>&#8220;Zakat fitrah (sebagai penyempurnaan) dari puasa Ramadlan, yaitu satu sha kurma atau satu sha gandum, wajib atas hamba sahaya orang yang merdeka, lelaki dan perempuan, besar dan kecil dari orang-orang Islam&#8221;. (HR. Bukhari dan Muslim).</p>
<p>Hadits di atas memberikan pengertian tentang wajibnya zakat fitrah, serta ke terangan banyaknya yang harus dikeluarkan bagi tiap jiwa. Zakat fitrah meru pakan kunci pembuka dan penyempurna untuk diterimanya ibadah puasa kita, sebagaimana sabda Rasulullah Saw:</p>
<p>&#8220;Bulan Ramadlan tergantung di antara langit dan bumi dan tidak akan diangkat ke hadapan Allah, kecuali dengan zakat fitrah&#8221;. (HR. Ibnu Syahin).</p>
<p>Zakat fitrah adalah suatu kewajiban harus ditunaikan pada waktu yang telah ditentukan, yaitu mulai terbenamnya matahari akhir bulan Ramadlan sampai sebelum dilaksanakannya shalat Idul Fitri.</p>
<p>Dalam hal ini Nabi Muhammad Saw. telah memberikan penegasan dengan sabdanya: </p>
<p>&#8220;Zakat fitrah adalah pembersih bagi orang yang berpuasa dari tindak laku yang sia-sia dan perbuatan yang kurang baik, sebagai hidangan bagi orang-orang miskin, maka barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat Ied, itulah zakat yang diterima (sebagai zakat fitrah) dan barangsiapa yang menunaikannya sesudah shalat Ied, maka ia adalah shadaqah biasa sebagaimana shadaqah-shadaqah yang lain&#8221;. (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).</p>
<p>Pesan sosial Ramadhan ini terlukiskan dengan indah. Indah di sini justru terlihat pada detik-detik akhir Ramadhan dan gerbang menuju bulan Syawwal. Dimana, ketika umat muslim mengeluarkan zakat fithrah kepada Ashnafuts Tsamaniyah (delapan kategori kelompok masyarakat yang berhak menerima zakat), terutama kaum fakir miskin tampak bagaimana tali silaturrahmi serta semangat untuk berbagi demikian nyata terjadi.</p>
<p>Kebuntuan dan kesenjangan komunikasi dan tali kasih sayang sebelumnya sempat terlupakan tiba-tiba saja hadir, baik di hati maupun dalam tindakan. Semangat zakat fitrah ini melahirkan kesadaran untuk tolong menolong (ta`awun) antara orang-orang kaya dan orang-orang miskin, antara orang-orang yang hidupnya berkecukupan dan orang-orang yang hidup kesehariannya serba kekurangan, sejalan hatinya sebab kita semua adalah umat Allah.</p>
<p>Dalam kesempatan ini orang yang menerima zakat akan merasa terbantu beban hidupnya sedangkan yang memberi zakat mendapatkan jaminan dari Allah SWT.
Kita tentu menyadari bahwa hanya dengan pertolongan Allah jualah kita semua dapat menyelesaikan kewajiban puasa.</p>
<p>Selama Ramadlan kita telah diberi kekuatan oleh Allah untuk berpuasa yang berarti kita semua merasa memperoleh kemenangan, bagaikan prajurit yang baru saja datang dari medan peperangan dengan membawa kemenangan yang gilang gemilang.
Kita tentu menyadari bahwa hanya dengan pertolongan Allah jualah kita semua dapat menyelesaikan kewajiban puasa. </p>
<p>Selama Ramadlan kita telah diberi kekuatan oleh Allah untuk berpuasa yang berarti kita semua merasa memperoleh kemenangan, bagaikan prajurit yang baru saja datang dari medan peperangan dengan membawa kemenangan yang gilang gemilang.</p>
<p>Akhirnya, semoga Allah SWT senantiasa berkenan membimbing kita semua agar tergolong hamba-hambanya yang mampu meraih sertifikat kefitrahan di hari kemenangan yang agung ini, sehinnga kita layak mendapatkan penghargaan &#8220;Minalaidin Walfaizin&#8221;, Semoga Allah SWT berkenan mencurahkan rahmat-Nya kepada bangsa Indonesia serta umat Islam pada umumnya untuk senantiasa mengamalkan syariat-Nya, menghidupkan sunnah-sunnah Rasul-Nya.</p>
<p>Semoga momentum Idul Fitri ini juga benar-benar mampu mengantarkan tatanan kehidupan kita yang berlandaskan nilai-nilai agama, akhlak karimah, kebersamaan dan kasih sayang guna terwujudnya umat dan masyarakat Indonesia yang berharkat dan bermartabat, sejahtera dan berperadaban, baldatun thayyibatun warabbun ghafur, bangsa yang gemah ripah lohjinawi di bawah naungan ridla Allah SWT. Amin, Ya Mujiibassaailiin (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-beras.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="789">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi beras]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-beras-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi beras]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
