<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Tanaman &#8211; Life Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://life.cilacap.info/tag/tanaman/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://life.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2023 16:35:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/life/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Tanaman &#8211; Life Cilacap.info</title>
<link>https://life.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Lifestyle</description>
</image>
	<item>
		<title>Pepaya Nan Elok Dari Benua Amerika Latin</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-40781/pepaya-nan-elok-dari-benua-amerika-latin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2021 06:34:45 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Buah-buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-40781/pepaya-nan-elok-dari-benua-amerika-latin</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Tanaman ini tumbuh di mana saja, di kebun, pinggir sawah sampai dekat sumber air. Manfaatnya sangat banyak, saya coba cari data tanaman ini.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tanaman ini tumbuh di mana saja, di kebun, pinggir sawah sampai dekat sumber air. Manfaatnya sangat banyak, saya coba cari data tanaman ini.</p>
<p>Nama latin dari Pepaya (Carica papaya L.), atau betik adalah tumbuhan yang diperkirakan berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dikutip berbagai sumber.</p>
<p>Pepaya kini telah menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis di dunia untuk diambil buahnya.  Papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica.</p>
<p>Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, &#8220;papaja&#8221;, yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, &#8220;papaya&#8221;. Dalam bahasa Jawa pepaya disebut &#8220;katès&#8221; dan dalam bahasa Sunda &#8220;gedang&#8221;.</p>
<p>Morfologi dari pohon ini, pada daunnya memiliki morfologi memiliki lamina serta petiolus. Tulang daunya memiliki 5 Costa atau ibu tulang yang disertai dengan nervus lateralis atau yang disebut cabang tulang dan Urat daun atau yang disebut vena. Daun ini termasuk daun dengan toreh yang tidak merdeka dan termasuk jenis tepi daun yang bertoreh bercangap menjari atau palmatifidus tiap Apex folii atau ujung daun ialah Acutus atau runcing.</p>
<p><strong>Kegunaan</strong></p>
<p>Buah pepaya dimakan dagingnya, baik ketika muda maupun masak. Daging buah muda dimasak sebagai sayuran sedangkan daging buah masak dimakan segar atau sebagai campuran koktail buah.</p>
<p>Pepaya dimanfaatkan pula daunnya sebagai sayuran dan pelunak daging. Daun pepaya muda dimakan sebagai lalapan (setelah dilayukan dengan air panas) atau dijadikan pembungkus buntil. Oleh orang Manado, bunga pepaya yang diurap menjadi sayuran yang biasa dimakan.</p>
<p>Getah pepaya (dapat ditemukan di batang, daun, dan buah) mengandung enzim papain, semacam protease, yang dapat melunakkan daging dan mengubah konformasi protein lainnya. Papain telah diproduksi secara massal dan menjadi komoditas dagang.</p>
<p>Untuk memproduksi papain, bahan baku yang perlu dipersiapakan adalah getah pepaya. Sementara bahan penolongnya berupa air dan sulfit. Air digunakan sebagai pengencer getah pepaya, sedangkan sulfit digunakan sebagai pelarut bahan kimia.</p>
<p>Pengambilan Getah Buah Pengambilan getah buah dilakukan pada buah yang sudah berumur 2.5-3 bulan. Buah yang sedang dalam masa penyadapan harus tetap tergantung pada batang pokoknya.</p>
<p>Penyadapan dilakukan sampai tujuh kali dengan interval penyadapan empat hari, maka waktu yang diperlukan untuk penyadapan adalah sekitar 28 hari. Waktu yang tepat untuk menyadap adalah pagi hari sebelum matahari terbit atau sore hari sebelum matahari terbenam.</p>
<p>Daun pepaya juga berkhasiat obat dan perasannya digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menambah nafsu makan.
Secara umum terdapat dua jenis pepaya yang biasanya ditanam. Yang satu memiliki daging yang manis, merah atau oranye, dan yang lainnya memiliki daging kuning; di Australia, pepaya ini masing-masing disebut &#8220;pepaya merah&#8221; dan &#8220;pepaya kuning&#8221;.</p>
<p>Namun apa pun jenisnya, buah pepaya yang dipetik hijau kerap disebut &#8220;pepaya hijau&#8221;. Pepaya &#8216;Maradol&#8217;, &#8216;Sunrise&#8217;, dan &#8216;Caribbean Red&#8217; berbuah besar berbuah merah yang sering dijual di pasar AS umumnya ditanam di Meksiko dan Belize.</p>
<p>Pada tahun 2011, peneliti Filipina melaporkan bahwa dengan hibridisasi pepaya dengan Vasconcellea quercifolia , mereka telah mengembangkan pepaya yang kebal terhadap virus ringpot pepaya (PRV).</p>
<p>Carica papaya adalah pohon buah transgenik pertama yang genomnya diurutkan.Menanggapi wabah papaya ringspot virus di Hawaii, pada tahun 1998, pepaya yang diubah secara genetik disetujui dan dibawa ke pasar (termasuk varietas &#8216;SunUp&#8217; dan &#8216;Rainbow&#8217;.) Varietas yang resisten terhadap PRV memiliki beberapa DNA dari virus ini yang dimasukkan ke dalam DNA tanaman.
 Pada 2010, 80% tanaman pepaya Hawaii telah dimodifikasi secara genetik. Modifikasi tersebut dibuat oleh ilmuwan Universitas Hawaii, yang membuat benih yang dimodifikasi tersedia bagi petani tanpa biaya.</p>
<p>Produksi pepaya di dunia dalam terbesar dari India 6.0 (Milyar ton). Disusul Brasil 1,1 MT, Meksiko 1.0 MT, Republik Dominika 1.0 MT, Indonesia 0.9 MT dan di dunia ada 13.3 MT produksi pepaya (Sumber: FAOSTAT, PBB).</p>
<p><strong>Manfaat pepaya</strong></p>
<p>Pepaya memiliki manfaat yang banyak karena pepaya banyak mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, pepaya juga memperlancar pencernaan bagi yang sulit buang air besar.</p>
<p>Di beberapa tempat buah pepaya setengah matang dijadikan rujak buah manis bersama dengan buah bengkoang, nanas, apel, belimbing, jambu air. Getah buah pepaya juga tergolong mahal karena getah pepaya bisa diolah menjadi tepung papain yang berguna bagi kebutuhan rumah tangga dan industri. Pada pengobatan herbal pepaya dapat mencegah kanker, sembelit, kesehatan mata.</p>
<p><strong>Manfaat biji pepaya</strong></p>
<p>Dokter Wahyu Triasmara menjelaskan bahwa biji buah pepaya bermanfaat sebagai antioksidan dalam darah karena dapat menurunkan kadar kolesterol dan LDL, serta meningkatkan kadar HDL (lipoprotein densitas tinggi).</p>
<p>Biji pepaya memiliki efek hipolipidemia untuk terapi hiperlipidemia yang disebabkan oleh kadar lemak nabati atau kolesterol dalam jumlah terlalu tinggi karena ekstrak biji tersebut berisi kandungan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, antrakuinon, dan antosianin.</p>
<p>Menurutnya biji pepaya dapat dikonsumsi dengan cara diblender dan disajikan seperti membuat jus, ataupun dengan cara diseduh seperti menyeduh kopi setelah terlebih dahulu dikeringkan dan diblender. Tumbuhan ini banyak sekali di sekitar kita, sangat cocok dikembangkan dan diambil manfaatnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-pohon-Pepaya.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi pohon Pepaya]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-pohon-Pepaya-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi pohon Pepaya]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Abu Rokok dan Puntungnya Ternyata Dapat Membasmi Hama pada Tanaman Buah dan Bunga</title>
		<link>https://life.cilacap.info/ci-35864/abu-rokok-dan-puntungnya-ternyata-dapat-membasmi-hama-pada-tanaman-buah-dan-bunga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2021 02:55:12 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bunga]]></category>
		<category><![CDATA[Merawat Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://life.cilacap.info/ci-35864/abu-rokok-dan-puntungnya-ternyata-dapat-membasmi-hama-pada-tanaman-buah-dan-bunga</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Siapa sangka jika abu bekas rokok dan puntungnya dapat dimanfaatkan untuk tumbuh-tumbuhan seperti buah dan tanaman jenis bunga untuk membasmi hama ulat dan serangga.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://life.cilacap.info" aria-label="Life Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Siapa sangka jika abu bekas rokok dan puntungnya dapat dimanfaatkan untuk tumbuh-tumbuhan seperti buah dan tanaman jenis bunga untuk membasmi hama ulat dan serangga.</p>
<p>Tak hanya itu bahkan abunya dapat menyuburkan tanah atau bisa dikatakan bisa menjadi pupuk sekaligus sebagai pestisida alami.</p>
<p>Berbeda dengan bekas rokok atau sisanya yang dikatakan puntung rokok yang disinyalir justru dapat membuat tanaman mati, atau menghambat pertumbuhan tanaman apabila dibuang begitu saja di area tanaman atau pot.</p>
<p>Terlebih pada puntung rokok yang tak berfilter, apabila terkena air, maka akan mengakibatkan tanah di sekitar area puntung rokok menjadi kekuningan. Akan tetapi puntung rokok juga sama halnya dengan abu rokok yang bisa dibuat untuk peestisida nabati.</p>
<p>Pada Abu rokok dan juga puntungnya memiliki manfaat yang tak terduga. Oleh karenanya, abu rokok dapat mengusir hama ulat, bahkan menjadikan ulat yang kerap memakan dedaunan pada bunga, mati. Itu sebabnya dinamakan pestisida alami.</p>
<p>Mengutip <strong>jurnal.ippm.unsoed.ac.id</strong>, bahwa abu hasil pembakaran dapat dikategorikan sebagai pestisida nabati, yakni salah satu bahan baku pembuatan pestisida nabati adalah berasal dari tembakau.</p>
<p>Adapun cara membuat pestisida nabati dari puntung rokok, yakni dengan mencampurkan puntung rokok tersebut dengan air, bisa dengan memasukannya ke dalam botol dan diamkan selama beberapa hari.</p>
<p>Kemudian air rendaman puntung rokok yang berwarna hitam itu bisa dimasukkan ke dalam tabung penyemprotan. Jadi, bukan malah puntungnya yang justru diletakan begitu saja pada pot.</p>
<p>Sedangkan dengan abu rokok, bisa langsung ditaburkan pada pot atau di sekitar tanaman.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-tanaman-keladi-dan-abu-rokok.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi tanaman keladi dan abu rokok]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-tanaman-keladi-dan-abu-rokok-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi tanaman keladi dan abu rokok (pixabay)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
